Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap melepaskan Jalan Terusan Ryacudu Bandarlampung menjadi aset nasional untuk dibangun menjadi jalan akses Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pelepasan ini, diharapkan masyarakat Lampung dapat lebih mudah mengakses JTTS untuk kepentingan sosial maupun mobilitas ekonomi.
“Upaya ini sebagai komitmen untuk mendukung salah satu program prioritas nasional tentang infrastruktur jalan, agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Lampung,” ungka Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Sutono, saat memimpin rapat koordinasi terkait pembangunan jalan akses Tol dari pintu Tol melewati ruas jalan Terusan Ryacudu ke arah Jalan Soekarno-Hatta Bandarlampung, di Ruang Kerja Sekda, Selasa (21/2/2017).
Menurut Sutono, pihaknya melalui SKPD terkait siap bersinergi dengan Kementerian PUPR dan ITERA, untuk mulai melakukan proses alih status ruas jalan Terusan Ryacudu dari jalan provinsi menjadi jalan nasional. Sehingga pembangunan jalan dari dan menuju Tol yang melalui Ruas Jalan Ryacudu, Jalur Dua Korpri menuju ke Jalan By Pas Soekarno-Hatta Bandarlampung segera terealisasi.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT. HKJT Aulia Rahman menyatakan siap untuk bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung mulai dari segi pendanaan pembangunan hingga proses alih status ruas jalan terusan Ryacudu.
Rektor Itera Ofyar Z Tamin menjelaskan, akses Tol yang akan dibangun merupakan jalan strategis menuju Kota Baru dan Itera, dengan demikian pembangunan akses Tol tidak hanya berdampak peningkatan sosial ekonomis bagi warga masyarakat tetapi juga untuk mahasiswa Itera. (Rls/JJ)









