oleh

Satu Tahun Adipati-Edward Memimpin Waykanan (Bagian II). Sukses Perluas Listrik dan Kedaulatan Pangan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Genap setahun Kabupaten Waykanan di pimpin oleh H. Raden Adipati Surya, SH. MM dan Wakil Bupati Drs. H. Edward Antony, MM sejak dilantik pada 17 Februari 2016 lalu. Begitu usai dilantik, pasangan politisi dan birokrat ini langsung meniti anak tangga menujuk Waykanan maju dan berdaya saing 2021 sebagai tujuan yang hendak di capai.

Lantas apa saja yang telah di lakukan keduanya di setahun pertama kepemimpinannya? Surat Kabar Harian Pilar dan harianpilar.com berupaya menyajikan apa saja program yang telah, sedang dan akan dilakukan, sekaligus menyampaikan berbagai kritik dan saran dari banyak pihak.

Setelah merampungkan penataan birokrasi, Adipati dan Edward langsung tancap gas menggulirkan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Adipati berupaya memaksimalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), alokasi dana desa (ADD), hingga dan Corporate social responsibility (CSR) untuk kepentingan yang langsung menyentuh masyarakat. Karena itu Adipati mengharuskan perumusan program pembangunan melalui musyawarah pembangunan (Musrenbang) dari tingkatan kampung hingga tingkatan Kabupaten, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan yang dibutuhkan dengan kondisi yang sebenarnya dilapangan yang akan memberikan dampak positif ditengah tengah masyarakat

“Para pengusaha harus mengalokasikan dana CSR-nya untuk program yang manfaatnya tinggi bagi masyarakat seperti yang dilakukan oleh PT. PSMI, yaitu memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi rumah tangga miskin, sehingga dalam 5 tahun ke depan tidak ada lagi masyarakat miskin di Kabupaten Way Kanan yang belum berlistrik,” ujar Adipati,seperti dikutif dari website Diskominfo Waykanan.

Penerima manfaat dana CSR program bantuan penyambungan listrik gratis daya 900 (sembilan ratus) watt bersubsidi, untuk Kampung Setia Negara sebanyak 49 (empat puluh sembilan) rumah tangga, pada Kampung Negara Batin sebanyak 23 (dua puluh tiga) rumah tangga, pada Kampung Gunung Waras sebanyak 7 (tujuh) rumah tangga, pada Kampung Rumbih 14 (empat belas) rumah tangga dan pada Kampung Negara Ratu sebanyak 7 (tujuh) rumah tangga dengan total seluruh 100 (saratus) rumah tangga.

Selain itu, Adipati juga langsung menggulirkan program untuk mendukung kedaulatan pangan nasional, utamanya mendukung Program Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi tiga komoditas pangan utama yaitu Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE). Pemerintah melalui program tersebut telah melibatkan semua sumber daya dan stakeholder terkait. Selain itu program ini telah mendapat dukungan dari pihak TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang telah diwujudkan sejak persiapan pertanaman sampai dengan pengawalan pendistribusian benih dan pupuk, Bupati Raden Adipati Surya bersama Edward Antony bergerak cepat Selain melibatkan semua sumber daya yang ada, pemerintah dalam rangka meningkatkan produksi pangan masyarakat, telah memberikan dukungan sarana dan prasarana bidang pertanian.

Hal ini diwujudkan dalam berbagai bentuk pembangunan dan bantuan sarana dan prasarana produksi pertanian dan pembinaan di lapangan, antara lain melalui Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) padi, jagung dan kedelai, Bantuan sarana pengendalian hama dan penyakit tanaman, Bantuan alat dan mesin pertanian seperti : hand traktor, alat pasca panen dan mesin pompa air, pembuatan dan rehabilitasi jaringan irigasi, Pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT), Pembuatan embung pertanian dan pembuatan Irigasi Air Tanah. (Tim/Juanda)