oleh

Pelaku Teror Penembakan Posko Febrina-Adam Ditangkap

Harianpilar.com, Bandarlampung – Tim pemenangan paslonkada Febrina – Adam mengamankan Liassion Officer (LO) paslonkada Khamami – Sapli, Junaidi beserta dua orang koleganya ke Polres Mesuji. Ke tiganya diduga terlibat aksi tebar teror dengan melakukan penembakan ke udara di Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji, Rabu (15/2/2017) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Ketua Tim Pemenangan Paslonkada Febrina – Adam, Teguh mengatakan, pihaknya mengamankan satu mobil Avanza Silver B 2905 pasca terjadinya peristiwa penembakan tersebut, setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat telah terjadi penembakan di Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji.
“Dari informasi memang ada tiga mobil. Namun yang dua masih dalam pengejaran,” ujar Teguh, saat dihubungi via telepon, Rabu (15/2/2017).

Dari hasil pengamanannya, lanjut Teguh, didapati dalam mobil tersebut ada tiga orang, dan salah satunya LO paslonkada Khamami – Sapli, bernama Junaidi.

“Satu katanya IT-nya. dan satunya lagi mungkin pengawalnya. Karena kita menangkapnya di tengah hutan. Jadi tidak jelas,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan satu buah senjata api dan dua senjata tajam di dalam mobil tersebut. Pasca diamankan, lanjut Teguh, pihaknya langsung membawa ketiga orang tersebut bersama mobilnya ke Posko Pemenangan Febrina – Adam.

“Kebetulan di situ sudah menunggu Kapolres Mesuji dan jajarannya. Jadi kita langsung serahkan beserta alat buktinya untuk segera diproses,” jelasnya.
Atas peristiwa tersebut, Teguh berharap aparat penegak hukum, khususnya Polres Mesuji bekerja secara profesional.

“Kita tidak mau berandai-berandai. Tapi yang jelas kita serahkan semuanya kepada pihak kepolisian,” tukasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Zainul membenarkan jika pihaknya telah mengamankan tiga orang yang diduga melakukan aksi penembakan.
“ Ya benar kita sudah amankan, ke tiganya yakni Junaidi, Hendro dan Supangat. Ke tiganya warga Simpang pematang Mesuji,” tegas Zainul.

Menurut Zainul, pihaknya belum bisa menyimpulkan soal tuduhan atas akis penembakan terhadap tiga terduga, sebab pihak yang mengamkan ketiga terduga belum dimintai keterangan.

“Belum bisa disimpulkan apakah benar ketiganya melakukan aksi penembakan, kita belum memeriksa pihak pelapor,” ungkapnya.

Namun, tegas Zainul, pihaknya juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebuah mobil dan sajam. “Untuk BB Senpi, Laptop dan HP belum kami terima, kabarnya masih di pihak pelapor,” tadasnya.

Ditegaskan Zainul, jika kondisi para terduga pelaku penembakan ini dalam kondisi luka-luka akibat bacokan.

“Kondisi ketiganya ada yang mengalami luka bacok, kita belum bisa simpulkan soal laporan adanya aksi penembakan di Posko Febrina-Adam,” tandasnya lagi. (Ramona/Juanda)