oleh

Rolling Pejabat Pemprov Banyak Masalah

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pelantikan dan pengukuhan aparatur sipil negara (ASN) pejabat eselon III (administrator) dan IV (pengawas) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung ternyata banyak masalah. Mulai dari keterlembatan pengumuman nama dan jabatan pejabat yang dilantik, hingga terbongkarnya pejabat yang rangkap jabatan.

Masalah krusial pertama adalah pernyataan Kepala BKD Lampung Zaini Nurman melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pegawai, Rendi Reswandi yang menjanjikan informasi lengkap nama dan jabatan para pejabat sudah bisa diakses melalui melalui wabsite resmi Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Lampung yakni www.BKD.lampungprov.go.id, pada Sabtu (11/2/2017). Namun wabsite tersebut baru bisa diakses dihari Minggu (12/2/2017).

Kedua yang lebih memperhatinkan lagi, terkuaknya beberapa ASN tak memiliki jabatan, sebaliknya terdapat juga ASN eselon III dan IV yang justru rangkap jabatan. Seperti Ir. Darwin Efendi yang mendapat dua jabatan kepala, yang pertama Kepala Bidang Konservasi dan Pembangunan Sumber Daya Air pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung. Kedua, dia juga menjabat Kepala UPTD Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung.

Selain Darwin Efendi, terjadi rangkap jabatan juga di eselon IV atas nama Drs. Eko Purwantoro. Dia menjabat dua kepala seksi sekaligus di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung. Yakni, Kepala Seksi Konsumsi Pangan pada Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman dan menjabat juga sebagai Kepala Seksi Pengembangan Pangan Lokal pada Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan.

Kepala BKD Lampung, Zaini Nurman saat dikonfirmasi terkait rangkap nama dan jabatan ditubuh eselon III dan IV enggan berkomentar. Dia mengaku sedang berada di Lampung Utara.“Saya lagi DL (dinas luar), besok ya,” singkat Zaini, Senin (13/2/2017).

Demikian juga di Kantor BKD Lampung, nampak sepi. Beberapa pimpinan BKD Lampung tidak ada di ruangannya.Seperti, sekretaris BKD Lampung, Rusli Syofuan dan Rendi Reswandi (Kabid Pengembangan Pegawai).

“Bapaknya sedang tidak masuk, dari pagi belum nampak kelihatan,” kata salah satu pegawai di BKD Lampung. (Ramona/Juanda)