oleh

Waspada, Obat di Pustu Mesuji Diduga Kedaluarsa

Harianpilar.com, Mesuji – Ironis, pelayanan kesehatan Didesa Sumber Makmur dan Mulyo Sari, Kecamatan Mesuji terbengkalai. Pasalnya, Selain stok obat kosong, kondisi obat-obatan yang ada di Pusat Kesahatan Pembantu (Pustu) juga mengalami kadaluarsa.

Lebih anehnya lagi, Dinas Kesehatan (Diskes) Mesuji malah buang badan bahwa stok obat di Puskesmas dan Pustu tidak pernah mengalami kekosongan, apalagi obat tersebut sudah kadaluarsa.

Kabid Farmasi Dinas Kesehatan Mesuji Warsok, mengatakan bahwa stok obat-obatan disetiap Puskesmas atau Pustu tidak pernah kosong apalagi kekosongan itu sudah terjadi selama dua bulan terkahir. Sebab, setiap empat bulan sekali puskemas meminta obat-obatan ke Diskes sesuai permintaan.

“Tidak mungkin itu, stok obat bisa kosong karena tiap tiga bulan sekali Puskesmas meminta obat-obatan. Artinya tidak ada yang kosong. Karena setiap obat-obatan yang dikirim kepuskesmas adalah hasil usulan yang diminta. Jadi mana mungkin dua bulan bisa kosong,” elaknya.

Tak hanya itu, Warsok juga membantah bahwa obat-obatan yang dikirim sudah memasuki masa kadaluarsa. Sebab, massa kadaluarsa obat-obatan itu minimal dua tahun.

“Tidak benar itu kalau obat yang dikirim sudah masuk masa kadaluarsa. Karena masa kadaluarsa obat itu minimal dua tahun dan berpareasi,”kilahnya

Takhanya itu Warso, juga buang badan terkait hal itu, bahkan Warso menegaskan bahwa stok obat aman, terlebih obat sudah kadaluarsa.

“Stok obat itu bisa kadaluarsa apabila tidak dipakai oleh Puskesmas atau Pustu. Sebab, Jadi bila dikatakan stok obat kosong atau kadaluarsa itu tidak benar. Karena setiap tahun kita melakukan pengadaan pembelanjaan obat, dimana obat yang dianggarkan untuk12 bulan tetapi pembeliannya untuk 18 bulan. Artinya untuk lima bulan ke depan stok aman,”kilahnya. (Sandri/Juanda)