oleh

Pemprov Harapkan Daerah Gelar Kegiatan di PKOR

Harianpilar.com, Bandarlampung – Sudah dilakukan pemagaran di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) WayHalim, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Lampung Sutono, berharap pemerintah kabupaten/kota setiap tahunnya dapat mengadakan acara-acara besar di sana. Misalnya, acara festival budaya dan lain-lain.

Menurut Sutono, keinginan Pemrov tidak terlepas bahwa Pemprov saat ini memiliki kewenangan lebih tinggi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda).

“Ya, sehingga kita memberikan catatan kepada masing-masing Pemda. Supaya Pemda memberikan anggaran dari APBD kabupaten/kota, untuk melaksanakan acara PKOR,” kata Sutono, usai melakukan evaluasi draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 15 kabupaten/kota se-Lampung, Senin (9/1/2017).

Menurutnya, acara tersebut bukan hanya Lampung Fair atau pameran pembangunan tahunan yang dilaksanakan saja, melainkan pentas-pentas kegiatan lain. Seperti seni dan budaya, stand up commedy, Lampung idol, tari, band , dan lainnya. Maka dari itu hal ini perlu ada sumbangsih dan kemauan dari Pemda.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Joko Santoso, sangat mengapresiasi serius. Apalagi jika ini menjadi agenda tahunan, ia berharap  masyarakat dilibatkan langsung dalam kegiatan akbar ini.

“Tentunya menambah penghasilan mereka karena dilibatkan secara utuh dalam pesta budaya tahunan tersebut,” paparnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyatakan, jika memang anggaran berasal dari APBD kabupaten/kota pasti cukup besar. Dan harus dapat dirasakan oleh semua kalangan, agar kedepannya semua dapat menikmati karnaval budaya yang digelar Pemda. Sebab, kegiatan tersebut sangat baik untuk menarik perhatian wisatawan berkunjung.

“Kegiatan ini sangat bagus dan kita sangat mendukung,” kata mitra kerja Bidang Perkonomian dan Pariwisata tersebut. Sehingga, kegiatan ini menjadi wadah untuk memupuk kebersamaan, apalagi kegiatan ini diikuti semua Pemda. Kegiatan ini sangat penting, melalui kegiatan ini dapat menarik turis datang ke Sai Bumi Ruwai Jurai, tentu ini juga akan memberi dampak bagi promosi objek wisata lainnya yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Selain itu, kata Joko, kegiatan ini juga mendukung pelesatrian dan promosi budaya lokal seperti tenun ikat. “Kegiatan ini menjadi wahana promosi hasil tenun warga Sintang, yang akan berdampak pada sektor peningkatan keejahteraan mereka,” ungkapnya.

Ia juga menyarankan, jika festival budaya, dapat melahirkan seniman-seniman berprestasi yang dapat membawa nama baik di Provinsi Lampung.

Sebelumnya pemagaran Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR), Wayhalim, Bandar Lampung sejauh ini sudah selesai. Anggaran pemagaran ini sendiri memakan biaya sebesar Rp2,8 miliar. (Ramona/JJ)