Harianpilar.com, Bandarlampung – Tim Formatur Partai Golkar (PG) Lampung, akhirnya menetapkan struktur kepengurusan. Beberapa struktur ditempati wajha baru di antaranya, Sekretaris Golkar diduduki Supriyadi Hamzah menggantikan pengurus lama Ririn Kuswantari. Bendahara Aprozi Alam menggantikan Sefi Anggraeni dan mantan Ketua DPD I PG Lampung M.Alzier Dianis Thabranie menduduki Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Lampung.
Ketua DPD I PG Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan, berdasarkan hasil keputusan tim formatur Partai Golkar (PG) Lampung telah memutuskan M.Alzier Dianis Thabranie ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Lampung.
“Posisi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Lampung, saudara M.Alzier Dianis Thabranie dan Supriyadi Hamzah sekretaris,” jelas Arinal, dalam konfres terkait struktur kepengurusan Golkar Lampung pasca Musdalub, di kantor Sekretariat DPD I PG Lampung, Rabu (4/1/2017).
Menurutnya, untuk posisi ketua harian ditiadakan, hal tersebut berdasarkan keputusan tim formatur yang mempertimbangkan beberapa aspek yang pada akhirnya disimpulkan ditiadakan.
“Ketua harian saya menganggap tidak perlu, itu ada dalam AD/ART partai. Adanya ketua harian, apabila diperlukan, kalau saya tidak punya kegiatan lain artinya tidak perlu, kecuali kalau saya menteri atau ada kesibukan lain,” jelasnya.
Selain itu, secara total, jumlah kepengurusan Golkar yang baru saat ini sebanyak 126 orang dan 42 persen itu gender (wanita-red). “Kita perhatikan secara proporsional, gender dulu 30 persen wanita. Wanita yg diharapkan cerdas, cantik dan mau bekerja. Karen ini pencitraan, oleh karena itu kita lakukan menjelang atau selesai hari libur,” kata ujarnya.
Secara kepartaian, dirinya meminta maaf karena baru terbentuknya kepengurusan partai berlambang beringin lampung itu telat dari 14 hari.
“Baru bisa kita laksanakan 20 hari atau minggu ke tiga. Pelaksanaan struktur organisasi ini mempunyai beberap hal pertimbangan. Hasil dari musyawarah semua unsur, maka tercapailah kepengurusan ini,” jelasnya.
Terpisah M.Alzier Dianis Thabranie berharap ke depannya Golkar Lampung makin solid.
“Dualisme yang selama ini terjadi di tubuh Golkar Lampung, berimbas pada lambatnya kerja partai berlambang pohon beringin tersebut,” jelasnya.
Untuk itu, dirinya pun meminta agar tidak ada dua matahari di tubuh partai berlambang pohon beringin Lampung itu.
“Saya berharap tidak ada dua matahari lagi di tubuh Golkar Lampung, artinya tidak ada dua kepengurusan dan jangan ada yang mengadu-ngadu,” ujarnya.
Dirinya juga mengapresiasi putusan tim formatur yang melibatkan namanya dalam kepengurusan tersebut. Sebab menurutnya, hal tersebut sesuai pertimbangan partai dan tentunya secara pribadi dirinya sangat mendukung Arinal sebagai Ketua DPD Golkar Lampung.
“Kita tahu diri, posisi kita mengakomodir. Yang pasti kita sangat mendukung Arinal sebagai Ketua Golkar Lampung. Jadi ketua itu jangan cuma cari makan di partai. Harus bisa mengakomodir bawahannya, harus loyal dan royal sama partai tentunya,” tandasnya. (Fitri/Juanda)









