oleh

2017, Disbun Fokus Pembangunan Perkebunan Rakyat

Harianpilar.com, Bandarlampung – Demi mewujudkan pembangunan perkebunan rakyat Lampung yang sejahtera dan mandiri, Dinas Perkebunan (Disbun) Lampung di tahun 2017 akan tetap berfokus dalam pengembangan mutu perkebunan rakyat.

“Ya kita mengupayakan itu agar nilai produktifitas perkebunan rakyat itu bisa naik 1-1,2 ton/tahunnya, tentunya dengan salah satu upaya yaitu intensifikasi (pengendalian hama, peremajaan dan pemupukan secara intensif), terkhusus tanaman lada,” kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Edi Yanto, saat ditemui di acara Apresiasi Petani 150 Tahun Nestle, di Panjang, Bandarlampung, Sabtu (3/12/2016).

Dikatakannya, upaya tersebut dilakukan demi meningkatkan produktivitas hasil panen perkebunan yang saat ini hanya menginjak di angka 500-700 kg/tahun.

Ia juga menyebutkan untuk di Lampung sendiri ada 7 (tujuh) komoditas unggulan perkebunan daerah, yaitu, kopi, lada, tebu, karet, cengkeh, kelapa, dan kelapa sawit.

“Tapi untuk yang sejalan dengan program pemerintah provinsi yaitu upaya untuk meningkatkan nilai,mutu produksi itu yang komoditi kopi dan lada saja,” ujar Edi.

Menurutnya, dalam menjalankan pengawasan pada setiap Dinas Perkebunan di kabupaten, pihaknya  rutin melaksanakan program pembinaan dan kerjasama bersama.

“Ya sekitar 160.000 hektar luas lahan perkebunan kopi dan lada sekitar 60.000an hektar di seluruh Provinsi Lampung, itu kami ada lakukan pengawasan bersama kabupaten,” ucapnya. (Ramona/JJ)