oleh

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pada kuartal ke dua tahun 2016 ini, perekonomian Lampung mencatat pertumbuhan sebesar 4,33 persen yang merupakan pertumbuhan tertinggi di Sumatera. Pesatnya kegiatan ekonomi ini terutama didorong oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga dan investasi.

“Perkembangan yang cukup signifikan ini menunjukkan bahwa upaya kami (Pemerintah Daerah) dalam menginisiasi kegiatan ekonomi di daerah mulai memperlihatkan hasilnya,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono, Sabtu (22/10/2016) saat memberikan sambutan pada acara Seminar dan Pemaparan Pengembangan Industri Pariwisata serta Pengukuhan Pengurus Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Bukit Randu Bandar Lampung.

Menurut Sekdaprov, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) peningkatan konsumsi rumah tangga tersebut karena adanya peningkatan konsumsi pada komponen penginapan dan hotel serta komponen rekreasi dan budaya.

Hal ini menunjukkan bahwa Lampung telah menjadi salah satu tujuan wisatawan untuk berlibur, di mana terjadi peningkatan jumlah wisatawan nusantara mencapai rata-rata 30% dan wisatawan mancanegara 28% sejak tahun 2012 serta jumlah hotel di Provinsi Lampung juga peningkatannya cukup signifikan yaitu sebesar 25,5% sejak 2014.

Sutono kembali menambahkan, kesejahteraan masyarakat saat ini pun terus meningkat seiring naiknya trend pendapatan perkapita di Provinsi Lampung yang saat ini telah mencapai angka 31,19 juta rupiah tahun 2015, meningkat cukup tajam dari tahun 2013 yang saat itu hanya sebesar 20,72 juta rupiah.

Ditambahkannya, terbukanya konektifitas melalui pembangunan Jalan Tol Sumatera, juga membuka peluang investasi di kawasan-kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru, baik di sektor industri maupun pariwisata.

“Rancang bangun kawasan-kawasan dimaskud, diharapkan mampu mengembangkan sektor-sektor produktif yang dapat memperkuat keberdayaan masyarakat dan memperluas kesempatan kerja tidak hanya di Provinsi Lampung namun juga diwilayah Regional Sumatera,” tandas Sutono. (Ramona/JJ)