oleh

APBD Pemprov 2016 Naik Menjadi 5,8 T

Harianpilar.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menyampaikan jawaban gubernur lampung terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Atas Rancangan Perda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 pada Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (17/10/2016).

Dalam sambutan gubernur, yang dibacakan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menjelaskan bahwa dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 66/2016 tentang Rincian APBN dan Peraturan Menteri Keuangan No. 125/PMK.07/2016 tentang Penundaan Penyaluran Sebagian Dana Alokasi Umum Tahun 2016, sangat mempengaruhi kebijakan fiskal Pemerintah Provinsi Lampung.

Namun demikian menurutnya berkat kerjasama dan partisipasi semua pihak, Pendapatan Daerah Provinsi Lampung pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 mengalami peningkatan dari Rp5,3 trilun menjadi Rp5,8 triliun.

“Saya selaku Kepala Daerah Provinsi Lampung memberikan apresiasi yang tinggi terkait peningkatan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung tersebut,” jelasnya.

Selain itu Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi Lampung telah secara konsisten dan berkesinambungan mengalokasikan anggaran fungsi pendidikan lebih dari 20 persen dari belanja daerah, antara lain belanja langsung pada Dinas Pendidikan sebesar Rp155 Miliar, belanja tidak langsung untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp1,3 triliun dan belanja tidak langsung hibah bidang pendidikan serta belanja urusan pendidikan yang tersebar pada beberapa SKPD lainnya.

Demikian pula untuk sektor kesehatan pada APBD Murni Tahun Anggaran 2016 sudah mencapai 11,11 persen dan meningkatkan menjadi 12,37 persen pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016. Namun menurutnya besaran alokasi dana bukanlah menjadi indikator utama dalam keberhasilan pembangunan di sektor ini tetapi juga penentuan prioritas program dan kegiatan, penentuan sasaran secara tepat serta pelaksanaan kegiatan di lapangan dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut Bachtiar menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung sebagai program prioritas dalam menciptakan konektivitas wilayah yang lebih baik. Sebagaimana PP No.66/2016 tentang Rincian APBN TA 2016 terdapat Dana Alokasi Khusus (DAK) Tambahan Bidang Infrastruktur Jalan untuk Provinsi Lampung yaitu sebesar Rp99 miliar yang akan mengakibatkan adanya tambahan dana dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada Dinas Bina Marga Provinsi Lampung.

Sedangkan untuk mendukung pengembangan pariwisata Teluk Lampung, pada tahun 2016 ini Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan perbaikan jembatan Way Umbar yang menghubungkan Kabupaten Tanggamus dan Kabupatrn Pesawaran yang merupakan kabupaten yang memiliki potensi wisata yang cukup baik.

Untuk jalur Bandar Lampung- Padang Cermin Pesawaran sampai dengan Teluk Kilauan, Gigi Hiu Kelumbayan dan jalur alternatif menuju kawasan wisata Teluk Lampung yaitu ruas Gedong Tataan – Kedondong – Padang Cermin serta beberapa ruas jalan yang rusak berat terus dilakukan perbaikan dengan cor beton.

“Dalam rangka upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan sektor pariwisata, dukungan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan menuju kawasan wisata telah dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (Ramona/JJ)