Harianpilar.com, Lampung Selatan – Ratusan siswa Madrasah Aliah Negeri (MAN) Kalianda, Lampung Selatan menggelar aksi unjuk rasa. Hal tersebut lantaran pihak sekolah dinilai fasilitas sekolah tidak mendukung dan kurang transparannya dalam pengelolaan keuangan sekolah. Aksi tersebut berlangsung di halaman sekolah setempat, Senin pagi (10/10/2016) sekitar pukul 07.30 WIB.
Mereka menuntuk pihak sekolah agar transparan dalam pengelolaan keuangan sekolah. Menurut koordinator lapangan (Korlap), Sepri Gunawan, pihak sekolah sejak 2 tahun lalu telah memungut sejumlah iuran yang dipergunakan untuk memperbaiki sarana prasaranan sekolah, terutama ruangan belajar.
“Kami melihat, sapras belum ada yang baru maupun adanya perbaikan. Padahal, setiap siswa dipungut uang sebesar Rp114 ribu hingga Rp140 ribu setiap bulannya,” kata Sepri Gunawan.
Dia juga menambahkan, belum terlihatnya perubahan perbaikan atau sapras yang baru, hal itu dilihat mulai dari perbaikan kaca kelas (pecah, buram red), mushala, komputer, jaringan wifi hingga kini tidak ada kejelasan.
“Bahkan kegiatan ekstra kulikuler kami tidak ada dukungan sama sekali dari kepala sekolah,” tambahnya.
Dari hasil pantauan dilokasi, hingga pukul 08.30 WIB aksi demo siswa, Kepala MAN Kalianda Zulkifli belum juga datang.
“Tadi pukul 7.30 WIB infonya sudah sampai Umbulbayur, Katibung, tapi sampai sekarang belum nonggol juga,” kata salah seorang petugas kepolisian dari Polres setempat. (Saiful/Mar)









