Harianpilar.com, Bandarlampung – Para petani padi di Provinsi Lampung kini sudah siap-siap memasuki masa tanam. Masa panen pada Juli-Agustus sudah berakhir. Hal ini membuat harga gabah di petani naik.
Kepala Badan Statistik Lampung,Yeane Irmaningrum S,M.A, menuturkan bahwa saat ini terjadi kenaikan harga gabah yang mencapai rata- rata 4,12%.
“Harga tertinggi ditingkat petani mencapai Rp 4,800/Kg pada gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) dengan varietas Ciherang di kecamatan Ambarawa kab Pringsewu,” ujarnya, seperti dikutip dari Website Pemprov Lampung, Senin (3/10/2016).
Selanjutnya ditingkat penggiling, harga gabah tertinggi Rp 4,85/Kg kualiatas gabah kering panen(GKP) yakni varietas Ciherag. Sedangkan harga gabah terendah seharga Rp 3,800/Kg dengan varietas Muncul dan IR64 dikecamatan Sragi dan Penegahan dikab Lamsel.
Sedangkan ditingkat penggiling,gabah terendah sebesar Rp 3,875/Kg pada varietas IR64 dlterdapat dikecamatan Penegahan Lamsel. (web/JJ)









