oleh

Mustafa Tekankan Dokter Bekerja Profesional

Harianpilar.com, Lampung Tengah – Bupati Lampung Tengah Mustafa meminta agar dokter di Lampung Tengah dapat bekerja secara professional dengan mengutamakan tanggung jawabnya bertugas di rumah sakit dibandingkan praktik di luar.

Pesan ini disampaikan bupati dalam acara pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (Indonesia) Lampung Tengah periode 2016-2019 di Gedung Sesat Nuwo Balak Lampung Tengah, Sabtu, 1/10/2016. Para dokter juga diharapkan kompak, mampu bersinergi dengan tenaga kesehatan lainnya seperti bidan, apoteker, perawat, untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik pelayanan kesehatan di Lampung Tengah.

“Jangan sampai tenaga medis bekerja sendiri-sendiri yang akhirnya tidak fokus untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang baik. Bidan bekerja sendiri, perawat memiliki program sendiri, demikian dokter dan apoteker. Kedepan semua harus bersinergi, bahu-membahu membangun pelayanan kesehatan yang berkualitas,”ungkapnya.

Dengan dilantiknya pengurus IDI baru, orang nomor satu di Bumi Jejamo Wawai ini berharap besar agar RS Demang Sepulau Raya yang merupakan rumah sakit pemerintah menjadi lebih baik, mulai dari pelayanan, kesiagaan tenaga medis, keamanan, dan tenaga medis.

Terkait masih banyaknya keluhan pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah, dokter diharapkan mampu menuntaskan permasalahan tersebut.“Saya harap tidak ada lagi keluhan dokter tidak ada ditempat. Kami akan buat kebijakan dokter wajib hadir yang akan terus kami pantau dan evaluasi. Tenaga medis harus memiliki mental melayani dan memberikan solusi, bukan sebaliknya,”tegas Mustafa.

Bupati menargetkan program tanpa kelas di RS Demang Sepulau Raya dalam diaplikasikan. Dengan ini seluruh pasien baik yang mampu dan tak mampu memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Sebanyak 370 ribu Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga telah didistribusikan ke seluruh masyarakat.

Sementara itu Ketua IDI Lampung Tengah, dr. Josi Harnos dalam sambutannya berpesan kepada seluruh dokter yang telah dilantik agar dapat mengembalikan peran dokter yang sesungguhnya sesuai dengan sumpah dokter.

“Ini menjadi pondasi untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik, yakni menjadi dokter dengan pelayanan prima. Kita harus bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat terutama di bidang kesehatan,” ujar dr. Yosi.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Lampung Dr.dr. Asep Sukohar, M.Kes, kemudian dilanjutkan dengan seminar kesehatan yang diikuti 400 tenaga medis mulai dari dokter, bidan, perawat, dan apoteker di Lampung Tengah. Pelantikan ini mengusung tema “Sinergitas dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berwawasan kebangsaan menuju Lampung Tengah sehat”. (Herman/Mar)