oleh

Kapolda: Saya Termasuk Perintis Berdirinya Medinas

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kapolda Lampung Brigjen Pol. Dr. Drs. Ike Edwin, SH, MH, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Harian Medinas Lampung, di Hotel Horison, Bandarlampung, Sabtu (1/10/2016). Dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung yang akrab disapa Dang Gusti Ike Edwin ini menyinggung tentang Harian Medinas Lampung, sebagaimana penjelasan CEO Media Nasional (Medinas) Group KRT. Oking Ganda Miharja, SH dimana dulunya pada 1 November 2005 berdiri Harian Umum Media Nasional dengan motto Konsisten Menegakkan Demokrasi berpusat di Jakarta.

Koran yang semula hanya beredar di Jawa dan Sumbagsel ini terbit 3 hari sekali kemudian berganti motto menjadi Menyuarakan Kebenaran dan Keadilan terbit seminggu sekali. Lalu diperkembangannya menjadi Media Nasional dengan motto Korannya masyrakat nusantara menjangkau 25 provinsi di Indonesia. Karena faktor jarak dan waktu diterbitkan 2 minggu sekali.

Media Nasional Inilah yang kemudian melahirkan banyak koran daerah seperti Koran Tekad di Jakarta, Tabloid Bekasi dan Warta Pendidikan di Cikarang, Harian Buletin Sumbar di Padang, Media Bogor dan Koran Berantas di Bogor, Koran Ganyang dan Seputar Lambar di Liwa, Harian Koran Lampung, Media Merdeka, Seputar Lampung dan terakhir pada 17 September 2014 melahirkan Harian Medinas Lampung di Bandar Lampung.

Terkait ada banyak Media baik cetak maupun online yang tergabung dalam Medinas Group dengan nama berbeda-beda. Dang Gusti Ike Edwin yang sangat berperan dalam merintis berdiri dan eksisnya Medinas menyarankan agar lebih baik koran Medinas cukup menggunakan satu nama saja, kalau Medinas telah berdiri di 25 provinsi yah ada lebih bagus contohnya, Medinas Jabar, Medinas Palembang, Medinas Jateng, Medinas Medan, kan lebih pantas dibacanya bila memang masuk di Medinas Group.

“Jadi jangan yang seperti disampaikan adinda Oking tadi, bahwa Medinas Group terbagi atas beberapa koran yang ada di 25 provinsi, seperti Koran Ganyang, Koran Media Merdeka, Koran Buletin Sumbar dan apalagi yang disebutkan tadi merupakan dibawah Medinas Group kayaknya kurang bagus kelihatannya,” tegasnya, dalam rilsi yang diterima Harian Pilar, Minggu (2/10/2016).

“Saya berharap, kalau memang mau membesarkan Medinas kedepan, adalah lebih baik dijadikan satu saja, karena saya ini perintis pertama kali dengan Pun Edwarsyah Pernong, adinda Oking dan adik saya Rudi Pernong, yang telah berkiprah hampir belasan tahun, sejak Medinas berdiri pertama kali”, tutur Kapolda yang dekat dengan kalangan pers ini.

Yang kedua, potensi di Lampung ini, yang bisa menarik wisatawan, setelah saya pelajari adalah Pariwisata, gak perlu lah kita harus melihat wisata ke daerah terpencil dulu, potensi wisata yang paling dominan ada di tiga daerah, pertama Bandarlampung, yang kedua Pesawaran, yang ketiga Lampung Selatan.

“Pokoknya pilih saja, mudah-mudahan salah satunya daerah mempunyai potensi parawisata, dan saya sangat mendukung, yah tidak pak Bupati”, papar Dang Ike kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang berhadapan langsung dalam memberikan sambutannya.
“Untuk itu sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada Medinas Lampung, yang telah berulangtahun yang ke-2, semoga tetap jaya dan eksis selalu di kacamata masyarakat lampung,” tutup Brigjen Pol Ike Edwin.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Anggota DPRD Lampung Yanuar Irawan, Kapolrestabes Bandarlampung AKBP Murbani Budi Pitono, didampingi Kabid Humas Polresta Bandarlampung AKP Titin, Ketua Kadin Lampung Ary Meizary, Sekretaris BMI Lampung Jares Mogni, Anggota DPRD kabupaten/kota diantaranya Ponco Nugroho, para undangan, pimpinan media cetak dan beberapa unsur Forkopimda humas kabupaten/kota yang turut mensukseskan acara tersebut. (Rls/JJ)