oleh

Hanan A Rozak Gelar Panen Raya Padi Hibrida

Harianpilar.com, Tulangbawang – Bupati Tulangbawang (Tuba) Hanan A Rozak, menggelar panen raya padi  Hibrida, di Kampung Hargo Rejo Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulangbawang, Selasa (6/9/2016). Hadir pada acara tersebut, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, serta Forkopimda Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Hanan A Rozak mengatakan, Kabupaten Tulang Bawang merupakan salah satu lumbung padi di Provinsi Lampung. Dalam rangka swasembada pangan nasional pemerintah Kabupaten Tulang Bawang terus berupaya mendukung dan mendorong para petani yang merupakan ujung tombak dalam mencapai swasembada padi dan palawija.

Pemerintah Daerah selalu berupaya untuk mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan di bidang pertanian guna kemajuan para petani di Kabupaten Tulang Bawang.

“Sebagai salah satu daerah lumbung padi jangan membuat kita berpuas diri, tetapi tetap fokus dan mawas diri dalam peningkatan produksi padi secara berkelanjutan. Untuk melaksanakan hal tersebut dapat dilaksanakan dengan cara intensifikasi maupun dengan cara ekstensifikasi lahan pertanian,” jelasnya.

Menurutnya, dengan potensi lahan sawah di Kabupaten Tulang Bawang seluas 38.781 ha. Pada tahun anggaran 2016 kami targetkan terjadi peningkatan produksi padi di Kabupaten Tulang Bawang dengan target 354.562 ton gabah kering giling untuk mendukung target 1 juta ton gabah kering giling untuk Provinsi Lampung.

“Dapat kami laporkan bahwa di wilayah Kabupaten Tulang Bawang  masih memiliki potensi lahan sawah yang dapat dikembangkan yang berada di beberapa wilayah di Kabupaten Tulang Bawang baik itu berupa lahan yang belum dikerjakan ataupun lahan yang belum optimal dalam pengolahannya yang membutuhkan bantuan kegiatan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka menunjang swasembada pangan di Kabupaten Tulang Bawang adalah Gerakan Tanam Padi Hibrida Seluas 500 hektar.

“Kegiatan ini baru pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang atas upaya yang Pemerintah Daerah lakukan dan oleh Bapak Gubernur, kegiatan ini seluruhnya dilaksanakan  di Kecamatan Rawa Jitu Selatan yaitu seluas 500 Ha yang berlokasi di Kampung Hargo Rejo,” tandasnya.

Guna mendukung program swasembada beras, Pemkab Tuba telah mendorong pembangunan sector pertanian dengan melakukan pengembangan Embung Pertanian Kabupaten Tulang Bawang mendapatkan alokasi sebanyak 2 Unit dan di Kecamatan Rawa Jitu Selatan mendapatkan alokasi 1 Unit di Kampung Wono Agung.

Bantuan Traktor Roda 2 untuk Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 21 Unit, alokasi untuk Kecamatan Rawa Jitu Selatan 2 unit di Kampung Wono Agung. Bantuan Pompa Air Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 22 Unit, alokasi untuk Kecamatan Rawa Jitu Selatan sebanyak 7 unit di Kampung Wono Agung, Gedung Karya Jitu dan Yudha Karya Jitu. Bantuan Handsprayer untuk Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 263 Unit, alokasi untuk Kecamatan Rawa Jitu Selatan sebanyak 50 unit di Kampung Wono Agung 10 unit, Yudha Karya Jitu 10 unit, Hargo Mulyo 10 unit, Hargo Rejo 10 unit dan Bumi Ratu 10 unit.

Bantuan Rice Transplanter/Alat Tanam Padi Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 47 Unit, alokasi untuk Kecamatan Rawa Jitu Selatan sebanyak 16 unit yang dialokasikan untuk Kampung Karya Jitu Mukti 1 unit, Wono Agung 4 unit, Yudha Karya Jitu 4 unit, Gedung Karya Jitu 2 unit, Bumi Ratu 3 unit dan Meda Sari 2 unit.

Bantuan Combine Harvester ukuran sedang untuk Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 13 unit, alokasi  Kecamatan Rawa Jitu Selatan sebanyak 7 unit untuk Kampung Yudha Karya Jitu, Bumi Ratu, Karya Jitu Mukti, Hargo Mulyo, Gedung Karya Jitu, Meda Sari dan Karya Cipta Abadi. Bantuan Combine Harvester ukuran besar Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 4 unit, alokasi untuk Kecamatan Rawa Jitu Selatan sebanyak 3 unit untuk Kampung Karya Cipta Abadi, Yudha Karya Jitu dan Meda Sari.

“Dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut merupakan tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk tetap optimis mencapai target produksi pangan dengan dukungan berbagai pihak baik Kementerian terkait, dan pengawalan oleh TNI AD melalui pelaksanaan program/ kegiatan dari fasilitasi APBN, APBD Kabupaten maupun seluruh lintas pemangku kepentingan,” tandasnya. (ADV)