Harianpilar.com, Pringsewu – Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan tampaknya harus menentukan pilihan proporsional di Pilkada Kabupaten Pringsewu 2017 mendatang. Ada dua kader partai berlambang matahari terbit ini, yang berambisi maju sebagai bakal calon wakil Bupati Pringsewu.
Keduanya yakni, Ketua DPD PAN Lampung Selatan Ahmad Fitoni dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Edi Agus Yanto. Dilema yang dihadapi Zulkifli ini, karena Ahmad Fitoni merupakan adik kandungnya. Sementara, badan pemenangan pemilu PAN setuju jika Edi Agus yang maju di Pilkada Pringsewu.
Bahkan, DPP PAN telah mengeluarkan surat rekomendasi bernomor 70/PILKADA/VIII/2016 tertanggal 25 Agustus 2016, dan memutuskan Siti Rahma berpasangan dengan Edi Agus Yanto untuk Pilkada Pringsewu.
Edi Agus Yanto yakin DPP PAN tetap konsisten dengan keputusan awalnya yakni memutuskan dia sebagai balon wabup mendampingi balon bupati Siti Rahma. Karena belum ada rapat yang menganulir keputusan tersebut. Apa lagi saya sudah mendapatkan pasangan dan mitra koalisi,” kata Edi, Sabtu (3/9/2016).
Menuerut Edi, rekomendasi ini belum final. Sebab, format surat rekomedasi belum sesuai dengan model KWK yang ditentukan KPU. Dimana, KPU mewajibkan surat rekomendasi harus ditandatangani ketua umum dan sekretaris DPP partai pengusung, sebagai syarat pendaftaran Pilkada. Surat rekomendasi untuk Edi Agus hanya ditandatangani oleh Ketua tim Pilkada DPP PAN, Viva Yoga Mauladi.
Belum finalnya rekomendasi Pilkada Pringsewu dibenarkan oleh Ketua tim Pilkada DPW PAN Lampung, Iswan H Caya. Sebab, belum tertera tandatangan ketua umum dan sekretaris jenderal, seperti model KWK.
“Ya namanya dinamika, sekarang semua masih berproses. Nanti kita lihat mana keputusan partai yang akan didaftarkan ke KPU (antara Fitoni atau Edi Agus-red). Yang jelas kami akan mengamankan kebijakan partai,” kata Iswan.
Apakah rekomendasi PAN bisa berubah dari Edi Agus ke Ahmad Fitoni? Iswan mengaku tidak berwenang memutuskan itu. “Bukan kapasitas saya. Ini dinamika politik (berubah-red). Keputusan akhir partai mengerucut kemana, nanti kita lihat,” tandasnya.
Dilema Zulkifli Hasan tampak bertambah, Ahmad Fitoni dan Edi Agus sudah mendapatkan partai koalisi untuk Pilkada Pringsewu. Fitoni berhasil menggandeng Partai Golkar dengan calon bupatinya Ririn Kuswantari, sementara Edi dengan Partai Nasdem mendampingi Siti Rahma.
Diketahui, koalisi PAN dengan perolehan 6 kursi legislatif dan Nasdem dengan jumlah 3 kursi sudah cukup mengusung pasangan calon. Dan koalisi PAN-Golkar 12 kursi di DPRD Pringsewu.
DPP Partai Golkar melalui surat nomor B-633/GOLKAR/IX/2016 menetapkan Ririn Kuswantari – Ahmat Fitoni sebagai bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Pringsewu. Surat tertanggal 1 September 2016 ini ditandatangani Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid dan Sekjen Idrus Marham.
Sementara Partai Nasdem akan mengusung pasangan Siti Rahma – Edi Agus Yanto, dengan SK rekomendasi bernomor 028-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2016, yang ditandatangani Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Nining Indra Saleh. (Lis/Mar)









