Harianpilar.com, Pringsewu – Sebanyak enam desa di Kabupaten Pringsewu mendeklarasikan sebagai Desa Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan). Keenam desa tersebut seluruhnya berada di Kecamatan Pagelaran, yaitu masing-masing Desa Patoman, Pasirukir, Pujiharjo, Sukawangi, Lugusari dan Desa Ganjaran.
Acara pendeklarasian Desa Stop BABS ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dipusatkan di Desa Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Selasa (24/8/2016), dihadiri oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi, Direktur SNV Indonesia Mr.Phillip Hartman, Mrs.Kristina dari Kedutaan Besar Negeri Belanda di Indonesia, serta Nugroho dari perwakilan Kementerian Kesehatan RI.SNV merupakan lembaga Non-Government Organization (NGO) atau LSM yang berkedudukan di Negeri Belanda yang bergerak dan concern di bidang pembangunan sanitasi di negara-negara berkembang.
Bupati Pringsewu H.Sujadi menyambut baik dengan kegiatan yang dilakukan oleh SNV. Menurutnya, sebagai negara yang sedang berkembang lndonesia tentunya sangat memerlukan dukungan dan bantuan dari negara maju lainnya, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Termasuk di Kabupaten Pringsewu yang saat ini juga sedang giat melaksanakan pembangunan di segala bidang, yang juga membutuhkan dukungan semua pihak dalam rangka memacu kemajuan daerahy. Dengan dilaksanakannya Deklarasi Desa Stop BABS di Kecamatan Pagelaran ini, diharapkan juga dapat memotivasi desa-desa lainnnya di Kabupaten Pringsewu, dan bahkan di daerah lainnya,” harapnya. (Sahirun/Mar)









