Harianpilar.com, Bandarlampung – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mendukung Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya mengembangkan kerjasama internasional. Hal ini dibuktikan dengan dimenangkannya hibah Bantuan Fasilitasi Kerja Sama Internasional (BFKSI) oleh Darmajaya untuk program kegiatan alih atau ambil kredit (credit transfer / credit earning) yang akan dilakukan di Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Darmajaya menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera Selatan dan salah satu dari 2 perguruan tinggi di Pulau Sumatera yang berhasil menang dalam seleksi tingkat nasional tersebut. Dimana Kemenristek Dikti hanya meloloskan 15 dari 30 proposal perguruan tinggi se-Indonesia yang diumumkan pada 27 Juli lalu.
Kepala Kantor Urusan Hubungan Internasional (KUHI), Rahmalia Syahputri mengungkapkan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Kemenristek Dikti kepada Darmajaya untuk mendapat hibah BFKSI. “Ini adalah hibah kedua yang kami terima tahun ini, bulan lalu kami menerima hibah Penguatan Kelembagaan Kantor Urusan Internasional,”ujarnya.
Dijelaskannya, melalui bantuan tersebut, Mahasiswa Darmajaya diberi kesempatan untuk melaksanakan program kuliah satu semester dan magang di perusahaan-perusahaan industri di RRT yang bekerjasama dengan Nantong Vocational University Tiongkok. Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa jurusan D3 Akuntansi Darmajaya.
“Lulusan D3 Akuntansi memiliki peluang karir yang luas di perusahaan-perusahaan industri, karena itu Darmajaya ingin membekali mereka dengan kompetensi dan pengalaman kerja melalui program magang internasional. Apalagi Tiongkok merupakan negara yang sangat maju dibidang perekonomian sektor industri. Diharapkan lulusan D3 Akuntansi Darmajaya akan lebih siap kerja dan mampu bersaing secara global,” terangnya.
Rahmalia menuturkan, magang ini nantinya akan dilaksanakan selama 1 – 3 bulan, tergantung dengan program yang diajukan. Mahasiswa yang berminat, dapat mendaftar ke KUHI dengan membawa dokumen antara lain transkrip nilai, surat rekomendasi dari Ketua Program Studi, sertifikat kemampuan berbahasa Inggris, rencana magang, dan surat persetujuan orang tua. “Akan ada beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan mengajukan program magang yang berkualitas,” imbuhnya.
Lanjutnya, IBI Darmajaya pada September ini akan mengirim 2 mahasiswa dari program studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi untuk kuliah 1 semester di NTVU melalui program beasiswa internasional.
Sementara itu, Rektor Darmajaya, Ir. Firmansyah YA, MBA., MSc mengucapkan selamat kepada KUHI Darmajaya atas prestasi yang telah diraih. Ia berharap bantuan dari Kemeristek Dikti tersebut dapat membantu pengembangan mahasiswa dibidang akademik khususnya bagi mereka yang ingin meningkatkan kompetensi dan mendapat pengalaman melalui program kuliah dan magang di luar negeri.
“Alhamdulillah IBI Darmajaya kembali menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sumbagsel yang lolos. Prestasi ini semakin memicu Darmajaya untuk mengembangkan kerjasama dengan luar negeri. Khususnya menciptakan lulusan yang siap bersaing ditingkat internasional,” ujarnya.
Ditambahkannya, Darmajaya bukan kali pertama memperoleh hibah BFKSI. Tahun 2015, pihaknya telah memperoleh hibah tersebut untuk program joint degree dengan University of the West of England Bristol (UWE) Inggris.
“Kami juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan Kemenristek Dikti, serta dukungan dari Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertisa) Wilayah II. Darmajaya akan berupaya untuk memanfaatkan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (Rls/JJ)









