Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Keadaan perekonomian yang kian tak menentu sangat dirasakan oleh sejumlah masyarakat, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya berbagai tindakan kriminal.
Ketidak sesuaian antara besaran penghasilan dan biaya yang dikeluarkan tidak sebanding. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya tindakan-tindakan negatip hingga, tindakan yang berbau pidana.
Medi Stangawoh, salah satu tokoh masyarakat Tiyuh Penumangan, Kecamatan TBt, Kabupaten Tubaba, menyatakan pandanganya tentang kemungkinan dan dampak dari kesulitan perekonomian yang dirasakan masyarakat Tubaba.
“Telah kita ketahui bersama tentang kesulitan perekonomian yang kini dirasakan sebagian besar masyarakat. Dengan sulitnya ekonomi ini, masyarakat dituntut oleh tanggungjawab dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya berbagai tindakan negatip di tengah masyarakat, jika tidak sesegera mungkin ditangani. Peran pemerintah dalam mengantisipasi permasalahan tersebut sangat penting,” kata dia.
Sebab, kata dia, apabila pemerintah tidak segera menangani, akan timbul tindakan negatif di tengah masyarakat, bahkan mengarah pada tindakan kriminal, yang terjadi akibat berbagai faktor. Dan pemenuhan kebutuhan hidup, merupakan salah satu faktor utama penyebab hal-hal tersebut.
“Jika besaran penghasil yang sangat tidak sesuai besaran pengeluaran, sementara kebutuhan hidup harus terus dipenuhi guna keberlangsungan hidup keluarga, maka peran serta pemerintah akan sangat meringankan beban tersebut. Namun, sebaliknya jika hanya didiamkan dan tidak sesegera mungkin ditangani maka, ini akan memicu terjadinya hal-hal negatif”, terangnya. (Epri/Mar)








