Harianpilar.com, Bandarlampung – Guna mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas serta kelancaran lalu lintas, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung terbukti tak setengah-setengah.
Hal ini terbukti dengan akan ditambahkan pemasangan 6 titik Closed Circuit Television (CCTV) di traffic light. Penambahan CCTV yang terpantau melalui Area Traffic Control System (ATCS) ini akan difokuskan di sejumlah titik yang menjadi rawan kemacetan.
Walikota Herman HN mengatakan, ATCS yang saat ini bisa berjalan dengan baik dan bisa diatur jika terjadi kemacetan di jalan yang memang rawan kemacetan.
]”Kita akan melakukan penambahan yang kita utamakan daerah yang rawan kemacetan, yang langsung dipantau lewat ATCS,” kata Herman, Senin (13/6/2016)
Masih kata Herman, penambahan titik CCTV ini dipasang guna menertibkan lalu lintas, karena lalulintas cukup padat terutama pada jam-jam tertentu. “Kalau sudah disambungkan di ATCS bisa diatur, dipercepat atau diperlambat lampu hijau jika terjadi kepadatan di jalan tersebut,” tambahnya.
Herman menambahkan, rencana pemasangan ATCS di titik perempatan Sultan Agung-Kimaja, Gajah Mada, dan sebagainya.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung, I Kadek Sumartha, menuturkan saat ini lampu lalu lintas yang terhubungan dengan ATCS baru 4 titik yakni, Jalan Pramuka, perempatan Unila, perempatan Jalan Sultan Agung-Jalan ZA Pagar Alam, dan Jalan Teuku Umar.
Kemungkinan, untuk penambahan titik 6 titik ATCS ini baru akan dilaksanakan pada Agustus mendatang yakni, Tugu Juang, perempatan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Terminal Rajabasa, Bundaran Tugu Adipura, persimpangan Jalan Cut Mutia, Lampu merah kantor gubernur.
“Pemasangan kemungkinan dilaksanakan pada Agustus, karena kita masih menunggu dana APBN dari Kementerian Perhubungan,” tandasnya. (Putri/JJ)









