Harianpilar.com, Bandarlampung – Elemen masyarkat peduli pendidikan, DPC Serikat Perjuangan Rakyat Insonesia (SPRI) Bandarlampung dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Perempuan Berdikari (Laspri) Lampung, hari ini Selasa (14/6/2016) menggelar aksi tolak pembubaran SMKN 9 yang dilakukan Pemkot Bandarlampung.
Ketua DPC SPRI Bandarlampung Rudiyanto mengaku akan tetap mendukung keputusan pihak SMKN 9 untuk tetap melanjutkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan Penerimaan Siswa Baru (PSB) .
“Kita juga meminta kepada Gubernur Lampung M . Ridho Ficardo agar tegas dan turun tangan langsung mengatadi polemik SMKN 9 , guna menjamin dan menyelamatkan keberlangsungan SMKN 9,” tegas Rudi, saat dihubungi via telepon, Minggu (12/6/2016) .
Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung agar konsisten untuk terus membantu dan mengawal proses kejelasan status SMKN 9 .
“Kita juga mengimbau kepada masyarakat Kelurahan Susunan Baru, komite sekolah, dewan guru, siswa siswi beserta seluruh elemen masyarakat yang peduli akan dunia pendidikan untuk bersatu padu melakukan perlawanan jika pihak Pemkot tetap memaksakan penutupan SMKN 9,” himbaunya.
Aksi ini, kata Rudi, atas dasar keprihatinan dan rasa solidaritas terhadap ketidakadilan serta penindasan yang dilakukan penguasa dzolim.
“Kami berharap yang akan datang kejadian seperti yang dialami SMKN 9 tidak terulang lagi, sehingga pendidikan gratis berkualitas dan pro rakyat tanpa intimidasi benar-benar dapat terwujud di Indonesia,” tutupnya. (Ramona/Juanda)









