Harianpilar.com, Bandarlampung – Rencana pemilihan Miss Waria Lampung 2016 yang akan dilaksanakan di Bandar Lampung pada Senin (30/5/2016), mendapat tanggapan dari Pemerintah Provinsi Lampung serta Dinas kesehatan Provinsi Lampung, yang sebelumnya marak di media social mengatakan bahwa Dinkes Provinsi Lampung mendukung acara tersebut.
Kepala Bagian Humas Heriyansyah menjelaskan, jika Pemprov tidak mendukung pemilihan miss Waria tersebut. Karena hal ini tidak sesuai dengan nilai religi.
“Praktik – praktik lesbi, gay, bisex dan transgender (LGBT) akan menyuburkan perzinaan dan sodomi yang dimurkai Allah SWT. Sehingga pada gilirannya aktivitas tersebut dipastikan akan merusak kelangsungan hidup manusia, menghancurkan keluarga, dan mengacaukan nasab. Tidak benar kalau sampai ada pihak mengatas namakan Pemda baik provinsi maupun kota yang mendukung acara tersebut,” tegas Heri, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/5/2016).
Terpisah, Kepala Humas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung , Asih Hendrastuti membantah , soal pihaknya menjadi sponsor acara pemilihan Miss Waria Lampung 2016 (duta peduli HIV).
Sehubungan dengan menyebarnya broadcast message di media sosial tentang keterlibatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sebagai sponsor kegiatan Pemilihan Miss Waria Se-Provinsi Lampung (Duta Peduli HIV) maka secara resmi kami sampaikan bahwa Dinkes TIDAK menjadi sponsor pada kegiatan tersebut.
Tugas Dinkes adalah terkait pada pengendalian penyakit HIV/AIDS dengan cara memutuskan mata rantai penularan pada populasi beresiko. Apabila teman-teman populasi kunci mengadakan kegiatan maka support yang diberikan Dinkes adalah dengan melakukan KIE (Konseling, Informasi, dan Edukasi) serta pelayanan Mobile VCT.
” Hingga saat ini tidak ada permohonan tertulis dukungan kegiatan dari pihak penyelenggara. Kami (Dinkes) tidak mungkin memberikan dukungan dalam acara tersebut apalagi di negara kita kegiatan tersebut sangat dikecam,” jelasnya. (Fitri/Juanda)









