Harianpilar.com, Pringsewu – Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, dilaksanakan di Aula Pendopo Kapupaten Pringsewu, Rabu (11/5/2016). Para pengurus DPC AWPI Pringsewu tersebut dilantik langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AWPI, Ir. Nadiyanto, MMfg didampingi Wakil Ketua Umum DPP AWPI A. Yusuf.
Hadir dalam pelantikan DPP AWPI, DPD AWPI Lampung, DPD AWPI Banten, DPC AWPI Bantul DIY, DPC AWPI Boyolali Solo, Serta Dari Pemda Mewakili Bupati A.Budiman Sekda Pringsewu Beserta SKPD dan DPRD juga perwakilan TNI POLRI, serta Tokoh Masyarakat, dalam acara pelantikan dimeriahkan paduan suara dari SMA Xaverius Pringsewu, dan pertunjukan seni tari sembah Sigeh Panguten khas Lampung.
Pada acara tersebut, Ketua Umum Ir. Nadiyanto, MMfg membacakan Surat Keputusan (SK) DPC AWPI Kabupaten Pringsewu yang diikuti pengukuhan para pengurus dengan terlebih dahulu membacakan sumpah setia anggota AWPI. Selesai dikukuhkan selanjutnya Ketua Umum Nadiyanto menyerahkan petaka sebagai tanda kebesaran AWPI kepada Ketua DPC AWPI Kabupaten Pringsewu Ahmad Khotab. “Saya serahkan petaka ini sebagai kebesaran AWPI untuk dikibarkan di Kabupaten Kabupaten Pringsewu,” kata Nadiyanto.
Ketua DPC AWPI Kabupaten Pringsewu, Ahmad Khotab dalam sambutanya mengajak bersama membangun Kabupaten Pringsewu dengan kerjasama membangun Pringsewu dengan kompak.
Ketua Umum DPP AWPI Nadiyanto mengatakan dalam sambutanya bahwa APWI lahir pada tanggal 13 April 2013. Pers adalah pilar demokrasi. Untuk itu, berdirinya AWPI dilatar belakangi keprihatinan dunia Pers terhadap kemampuan wartawan yang kurang mumpuni dalam penulisan, kurang santun dalam bersikap dan lunturnya idealisme.
Keprihatinan dalam dunia pers yang ada di indonesia, maka kami bersama membentuk wadah asosiasi wartawan. Untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, maka AWPI lahir sebagai pilar demokrasi. “Kami akan mengawal UU Pers dan kode etik jurnalistik, UU ormas, serta UU desa, mari kita besinergi untuk bersama sama dengan pemerintah daerah dan legislatif DPRD,” katanya.
Dia melarang wartawan melanggar kode etik jurnalistik. Pentingnya media sebagai balance of power untuk membangun bangsa, maka harus berani dan punya kemauan, maka pers harus berani mengatakan “kulil haqo walau kana murron” katakanlah yang sebenarnya walau menyakitkan.
Bupati Prinsewu Sujadi dalam sabutan yang disampaikan Sekda A. Budiman sangat mengapresiasi berdirinya AWPI di Kabupaten Pringsewu. “Mari kita bersinergi membangun Kabupaten Pringsewu tercinta ini. Silahkan kritik pemerintah, untuk kebaikan bersama, kawal kami dan tegur kami apabila kurang benar dan menyimpang,” tegas Budiman.
Seusai pelantikan dilaksanaskan kuliah Umum dengan tema “Mendorong Penguatan Apartur Pemerintah dalam Mengelola Keuangan Desa Serta Penjelasan Tentang UU Desa” yang diikuti Pengurus DPC AWPI Pringsewu Serta Kepala Desa di kabupaten Pringsewu, Pemateri Agus Jarot dari Ikatan Akuntan Indonesia Lampung dan Untung Budiono dari (BPNPD) Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung. (Sahirun/Mar)









