Harianpilar.com, Bandarlampung – Bulan Juni mendatang program Gerakan Membangun (Gerbang) Desa Saburai yang diinisiasi Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo akan segera diluncurkan.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan desa (BPMPD) Provinsi Lampung, Yudha Setiawan mengatakan, untuk saat ini program tersebut sedang dalam tahap proses (on progres). Karena, para pendamping saat ini telah turun ke desa untuk melakukan musyawarah.
“Sebenarnya target peluncuran program gerbang desa Saburai tahun ini di bulan April, tapi belum realisisasi. Karena ada masalah kendala teknis,” jelasnya usai melakukan rapat kordinasi dalam rangka pelaksanaa percepatan program daerah pembangunan Provinsi Lampung, di Dinas BPMPD Provinsi Lampung, Selasa (10/5/2016).
“Apalagi pendamping sedang melakukan penyusun perencanaan, karena tim yang turun akan melakukan musyawarah bersama tim pendamping untuk melihat kebutuhann desanya, dan sehingga nanti kucuran anggaran tersebut dapat terarah,” ujar Yudha.
Yudha memperkirakan proposal anggaran dana desa, Minggu 2 atau 3 telah masuk ke BPMPD. Dan seterusnya pihaknya melakukan evaluasi proposal.
“Jadi awal Juni pencairan 40 persen tahap pertama sudah cair ke 100 desa yang ada di Lampung, dan sisanya menyusulKendati demikian, dipastikan optimis akhir Mei bisa cair. Kita akan berjuang Mei akhir udah bisa cair,” terangnya.
Pihaknya juga meminta bantuan pengawasan penggunaan dana bantuan untuk desa ini dari media massa agar dapat memberikan masukan supaya berjalan dengan baik.
“Nah sekarang pendamping sudah mulai melakukan pembuatan proposal perencanaan pemanfaatan gerbang desa ini. Nanti temen temen media juga bisa memantau pelaksanaan gerbangdesa didaerah. Jangan sampai program dari pak gubernur untuk memberikan pemberdayaan dan mengentaskan desa miskin ini pemanfaatannya tidak tepat,” imbuhnya.
Sementara itu Asisten III Bidang Kesejahteraan rakyat, Elya Muchtar mengatakan sebelumnya pada tahun 2015 sudah ada 30 desa induk sebagai pilot project dengan total bantuan yang diberikan sebesar Rp100 juta per desa. Tahun 2016 akan berlanjut 100 desa dengan 30 desa induk dan 70 desa tertinggal dengan total bantuan Rp300 juta per desa sebagaimana ditetapkan SK Gubernur Lampung Nomor G/523/II.02/HK/2015.
“Berdasarkan indeks kemajuan desa (IKD), terdapat 380 desa tertinggal yang akan menjadi lokasi Gerbang Desa Saburai di Provinsi Lampung. tahun ini kita kembali bantu 100 desa,” katanya.
Elya mengatakan tidak ada seremonial peluncuran tahun ini layaknya peluncuran program pada akhir tahun lalu di Lampung Selatan.
“Gak ada soalnya akhir tahun kemarin kan sudah. Yang pasti bantuan keuangan ini merupakan komitmen Pemprov untuk membangun desa tertinggal di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain,” jelasnya. (Fitri/JJ)









