oleh

Keluarga M Pansor Tunggu Hasil Test DNA

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kabar mengejutkan korban mutilasi yang diduga anggota DPRD Kota Bandarlampung Muhammad Pansor (PDIP) hingga kini masih belum menemui titik terang, menyusul pihak keluarga Pansor belum berani berspekulasi dan masih akan menunggu hasil test DNA.

“Saat ini masih dugaan belum ada kepastian, jadi kami masih akan melihat dan kami belum bisa memberi kesimpulan maupun komentar, sambil menunggu hasil test DNA,” kata salah seorang kerabat Pansor, saat ditemui di kediamannya, di Jalan Yudhistiro, Kampung Sawahlama, Tanjungkarang Timur (TkT), Senin (9/5/2016).

Dijelaskannya, pihak keluarga baru akan memastikan kebenaran kabar itu setelah semuanya jelas, ada beberapa keluarga yang sedang menuju OKU untuk berkordinasi dengan kepolisian setempat untuk bisa memastikan kebenaran tersebut. Sejauh ini, pihak leluarga terus berkordinasi dengan Polda Lampung.

sementara, Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi mengatakan, terlalu dini untuk memberikan kesimpulan maupun keyakinan jika kabar korban mutilasi tersebut merupakan salah satu anggota DPRD.

“Sampai sekarang kita masih belum dapat informasi resmi mengeni mutilasi tersebut, jadi menurut saya terlalu cepat atau terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa yang di temukan merupakan salah satu anggota kami,” terang Wiyadi, saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bandarlampung, Senin (9/5/2016).

Ia menambahkan, terakhir ada komunikasi dengan Pansor  pada Jumat tanggal 13 April 2016 lalu. Dan memang sampai saat ini tidak ada komunikasi bahkan tidak bisa di hubungi.

“Kami kira beliau masih ada kegiatan di luar kota,” ungkapnya.

Diketahui, beredar berita jika salah seorang anggota DPRD Kota Bandarlampung Muhammad Pansor yang hilang sejak dua pekan lalu, diduga telah ditemukan. Jasad yang diduga Pansor tersebut ditemukan Polisi, namun sudah tidak dalam keadaan utuh hanya sebagian tubuhnya ditemukan di Desa Tanjung Kemala, Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumatera Selatan.

M Pansor sendiri merupakan anggota Komisi III DPRD Bandarlampung. Berdasarkan data yang dihimpun dari staf DPRD, M Pansor terlihat masuk kerja pada tanggal 13 April 2016. (Putri/Juanda)