oleh

Ketua APDESI Bayangan Buat Gerah Kades

Harianpilar.com, Mesuji – Seluruh kepala desa (Kades) di Kabupaten Mesuji dibuat gerah atas penyataan Yusuf Amarosuli yang mengaku sebagai Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mesuji.

Bahkan, yang menjadi pertanyaan Kades dan camat kapan yang bersangkutan dilantik dan untuk apa mengumpulkan kepala desa se-Mesuji dengan tujuan yang belum pasti. Karena menggigat, ini tahun politik.

Salah seorang Kades yang tidak mau disebut namanya mengatakan dengan munculnya Yusuf Amarosuli yang mengaku sebagai ketua APDESI Kabupaten Mesuji membuat kalangan Kades resah. Sebab, tidak ada informasi tentang penunjukkan dan  pengangkatan yang bersangkutan sebagai Ketua APDESI Mesuji.

“Kami kebingungan. Telebih pengakuan saudara Yusuf Amarosuli sebagai ketua APDESI Mesuji menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2017 mendatang,” ujar dia.

Sementara itu, Camat Kecamatan Mesuji Timur, Pariman, mengatakan hingga kini dirinya belum pernah mendengar Yusuf dilantik sebagai ketua APDESI Kabupaten Mesuji. Tetapi tiba-tiba yang bersangkutan menyatakan dirinya sebagai ketua APDESI Mesuji.

“Hingga saat ini saya belum pernah mengikuti atau mendengar Yusuf dilantik sebagai ketua APDESI Kabupaten Mesuji. Untuk itu saya meminta kepada seluruh kepala desa agar tidak mengikuti dulu perintah Yusuf, sebab legalitas Yusuf sebagai ketua belum diketahui kebenarannya,” kata Pariman, Minggu (3/4/2016).

Sementara Ketua APDESI Provinsi Lampung Suhadi, tidak menampik atas penunjukan sementara saudara Yusuf Amarosuli, namun belum ditetapkan sebagai ketua APDESI devinitif. Karena yang bersangkutan belum dilantik hingga saat ini dan ini baru sebatas penunjukan semata.

“Kita akui memang Yusuf ditunjuk sebagai ketua APBDESI Mesuji, tetapi ini baru sementara belum devinitif. Artinya masih bisa berubah, karena yang bersangkutan belum dilantik,” ungkap Suhadi.

Belum dilantiknya pengurus APDESI Mesuji tentunya secara otomatis belum memiliki kekuatan hukum.

“Kalau pun Yusuf telah memiliki SK, mana SK nya, kapan dilantik, dan siapa yang melantik. Sebab dari provinsi belum melakukan prosesi pelantikan dan saya dalam waktu dekat ini akan melakukan musyawarah ke Mesuji dengan seluruh Kades untuk menindak lanjuti kepengurusan APDESI Mesuji yang sempat vakum,” terang Yuhadi.

Yuhadi juga mengatakan, bila Kades masih menginginkan Yusuf sebagai ketua, maka akan diupayakan proses selanjutnya, dan jika Kaades se- Mesuji tidak menginginkannya kembali, minimal dua per tiga dari 7 kecamatan untuk mengajukan siapa pengganti Yusuf sebagai ketua APDESI di Kabupaten Mesuji.
Sampai berita ini diturunkan pihak Yusuf belum dapat dikonfirmasi, atas isu yang menyatakan Yusuf sebagai ketua APDESI Mesuji yang sah. (Sandri/Mar)