Harianpilar.com, Mesuji – Terkait sering terjadinya kerusuhan massal di Kabupaten Mesuji hingga menelan korban jiwa, Kapolda Lampung Brigadir Jendral Polisi Ike Edwin, mengintruksikan tembak di tempat bagi perusuh di Register 45 Sungai Buaya Mesuji.
“Warga register 45 Sungai Buaya silahkan kembali kerumahnya masing-masing. Pihak kepolisian menjamin keamanan masyarakat dari hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi saat ini satu kompi anggota Brimob masih siaga di lokasi pasca bentrok beberapa lalu,” tegas Ike Edwin saat kunjungan di kawasan Register 45 Sungai Buaya, Rabu (30/3/2016).
Ike menegaskan masyarakat jangan khawatir dengan ada aksi bentrok susulan yang akan terjadi. Bila memang masih ada pihak-pihak yang mengancam atau membuat kegaduhan, maka aparat kepolisian akan bertindak tegas bahkan bila perlu oknum masyarakat yang membuat kegaduhan ditembak di tempat.
“Kita sudah intruksikan anggota untuk tembak ditempat bila memang terjadi bentrok susulan. Untuk itu, masyarakat jangan khawatir. Silahkan pulang ke rumahnya masing-masing jangan takut. Anggota masih siaga,” tandasnya.
Sebelumnya, Kapolda juga memastikan akan segera menyelesaikan permasalahan yang kerap terjadi di Regsiter 45 tersebut. “Persoalan yang terjadi di kawasan Register 45 ini memang sudah muncul dan menjadi perbincangan hingga tingkat nasional. Untuk itu, saya berjanji akan segera mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang terus terjadi,” jelas Kapolda.
Ditegaskannya, selama sepuluh hari jajarannya akan menetap di Register ini untuk mencari akar persoalan yang sering memicu konflik dan menyelesaikan.
“Selama 10 Hari saya beserta jajaran akan turun keregister 45 ini, tetapi saya tegaskan dalam penyelesaian masalah maka pengambil keputusan tertinggi yang harus hadir bukan utusan karena akan kita selesaikan di lapangan,” ujarnya.
Dalam kunjungan bersama Kolonel Eko Setyo dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Mekopolhukam), Kapolda melakukan anjau silau ke Dusun Balian, Kawasan Register 45 Mesuji. Kapolda berjanji secepatnya menyelesaikan konflik menahun yang kerap terjadi lahan milik negara itu. Bahkan orang nomor satu di Kepolisian Lampung itu akan memboyong jajaran menetap selama 10 hari untuk mencari akar persolan konflik dan menyelesaikannya. “Niat baik itu ibabah. Bila kita berniat baik, tidak ada yang ditutupi dalam konflik di register ini dan pasti bisa diselesaikan,” ujar Kapolda.
Kendati demikian, menyelesaikan konflik di kawasan itu, tidak semudah membalik telapak tangan. Karena itu, persoalan di Register 45 ini merupakan pekerjaan bersama untuk menyelesaikannya. Kalau hanya pihak kepolisian, pasti tidak selesai. Namun, Kapolda optimistis persoalan bisa diselesaikan. “Kasus di luar Lampung saja saya selesaikan. Apalagi ini Mesuji kampung sendiri, tanah kelahiran saya. Malu bila persoalan di kampung sendiri tidak dapat selesai,” katanya.
Menurut dia, pihaknya akan melibatkan semua pihak yang terkait dalam persoalan tersebut. Baik pemkab, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, Badan Pertahanan Nasional (BPN), Menkopolhukan, dan PT Silva Inhutani Lampung (PT SIL) selaku pemegang Hak Guna Usaha (HGU) di kawasan itu. Bahkan Kapolda akan melibatkan pihak kepolisian dari Sumatera Selatan, mengingat banyak aksi premanisme yang dilakukan warga dari daerah yang berbatasan dengan Mesuji.
Kapolda mengimbau masyarakat yang mengungsi agar segera kembali ke rumahnya. Pihak kepolisian dibantu TNI menjamin keamanan. Satu pleton Brimob Polda diturunkan membantu menjaga keamanan di kawasan Register.
“Masyarakat tak perlu khawatir, jaga keamanan dan ketertiban. Saya sudah memerintahkan petugas Kepolisian Mesuji dibantu dari polda untuk menjaga keamanan hingga situasi benar-benar kondusif. Bila ada oknum yang menyerang dan mengancam masyarakat agar ditembak di tempat. Satu pelaku juga sudah kita amankan,” tegasnya.
Tampak hadir dalam kunjungan itu, Bupati Mesuji Khamami, Ketua DPRD Fuad Amrullah, Kadishutbun Mesuji Murni, Wakapolres Mesuji, serta jajaran Polda Lampung, dan masyarakat penghuni kawasan Register 45. (Sandri/Juanda)









