oleh

Pasangan Hanan-Heri Dinilai Sukses Bangun Tuba

Harianpilar.com, Tulangbawang – Delapan program unggulan yang menjadi prioritas pembangunan Bupati Tulangbawang Ir. Hanan A Rozak, MS dan Wakil Bupati Heri Wardoyo, SH, untuk mewujudkan Kabupaten Tulangbawang bermartabat dan sejahtra. Kini dapat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Delapan program unggulan yang menjadi pioritas yaitu, pembangunan bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dan kesehatan pangan, pembinaan keagamaan, bidang ekonomi kerakyatan dan dunia usaha, bidang sosial budaya dan pemberdayaan masyarakat. Kemudian, reformasi dan tata kelola pemerintahan, terakhir pembangunan bidang pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan.

Kepala Bapeda Ir. Anthoni, MM, menerangkan kedelapan program unggulan tersebut yang telah dihasilkan selama tiga tahu (Hanan dan Heri Wardoyo) memimpin di Kabupaten Tulangbawang, yaitu pembangunan bidang infrastruktur, pembangunan infrastruktur perkampungan yang telah dilaksanakan selama tiga tahun terakhir ini melalalui program unggulan yaitu Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK).

Menurut Antoni selama tiga tahun, dana yang telah dikucurkan ke kampung/kelurahan untuk mensukseskan program GSMK ini, mencapai Rp93,6 miliar lebih, setiap kampung menerima dana mencapai Rp200 juta per tahun, dan mulai tahun 2014 ditambah reward Rp100 jta bagi tiga kampung yang berprestasi di setiap kecamatan dengan total mencapai Rp1,5 miliar. Sedangkan suwadaya masyarakat yang telah tercatat diperkirakan mencapai Rp22,4 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 547.187 HOK serta meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar Rp29,71 miliar. Pembangunan yang telah dihasilkan dalam GSMK antara lain, jalan ondelag/telford, jalan rabat beton, jalan lapen, timbunan tanah jalan dan pemadatan, jembatan, gorong-gorong, drainase, talud.

Selain melalui GSMK pembangunan infrastruktur juga dilakukan oleh SKPD terkait, antaralain, revitalisasi kawasan ibukota Menggala yaitu, revitalisasi jalan-jalan ibu kota, tugu, taman, RTH, lampu penerangan, menginisiasi pembangunan dua jalur jalan nasional lintas timur sumatera ruas jalan astra ksatra – cakat sepanjang 28 Km, mengembangkan jalan alternative (jalan tembus) PKOR-Bawang latak yang menghubungkan jalan nasional lintas timur dan lintas pantai timur sumatera, revitalisasi infrastruktur kawasan kota terpadu Mandiri di Rawa Pitu dan kawasan strategis lainnya, pembangunan dan peningkatan serta pemeliharaan prasarana jalan dan jembatan, pembangunan sarana dan prasarana perumahan dan pemukiman (drainase air bersih, sanitasi lingkungan dan revitalisasi PDAM), pengelolaan sumberdaya irigasi, normilisasi saluran, pembangunan tanggul penangkis, peningkatan pengembangan sarana perhububungan,fasilitas pengembangan sarana telekomunikasi dan kelistrikan.

Sedangkan pembanguanan yang telah dilakukan dalam bidang pendidikan, dengan meningkat jumlah dan kualitas infrastuktur sarana dan prasarana pendidikan (rkb, usb, kantor sekolah, dan fasilitas sekolah lainnya), pemberian perlengkapan sekolah bagi siswa baru, peningkatan bantuan pendidikan kepada siswa kurang mampu, peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik, penghargaan pada siswa dan guru berprestasi, peningkatan kualitas proses belajar dan mengajar, pengembangan sekolah – sekolah unggulan pengembangan sekolah kejuruan, fasilitas pendirian pendidikan tinggi, pembinaan pendidikan ekstrakurikuler dan kepramukaan, memfasilitasi pembangunan sarana olahraga di masing-masing kecamatan/kampung Peningkatan kemampuan puskesmas menjadi puskesmas rawat inap pada wilayah-wilayah simpul atau pusat pertumbuhan,fasilitas pengembangan RSUD menggala yang mampu memberikan pelayanan optimal pada masyarakat, bantuan biaya kesehatan kepada keluarga miskin, revitalisasi posyandu dan pemberian insetif kader posyandu,peningkatan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana kesehatan masyarakat,pembinaan dan perilaku hidup sehat, pencegahan penyakit menular, pemanfataan obat-obatan alami,peningkatan pembinaan keluarga berencana dan program kesejahteraan. (Merizal)