oleh

SKPD Diminta Kendalikan Anggaran

Harianpilar.com, Pringsewu – Bupati Pringsewu H. Sujadi mengatakan setiap kepala satuan kerja perankat daerah (SKPD) harus mengendalikan anggaran secara langsung melalui perencanaan program kegiatan. Maka proses penganggaran harus lebih berorientasi manfaat untuk rakyat, untuk mencapai tujuan pembangunan daerah. “Jangan sampai, kepala SKPD hanya menerima rencana kegiatan yang disusun oleh bawahannya tanpa mengetahui indikatornya,” kata Bupati pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), di Aula Pemkab Pringsewu, Selasa (15/3/2016).

Dikatakannya, saat ini kebijakan anggaran belanja yang dilakukan, tidak berdasarkan money fallow function melainkan, seluruh anggaran belanja dibagikan kepada seluruh bidang atau seksi yang ada di SKPD berdasarkan money fallow progamme, dimana anggaran belanja mengikuti program prioritas.

“Untuk itu, kepada tim anggaran eksekutif untuk tidak segan-segan menganulir program kegiatan yang tidak jelas menfaatnya bagi masyarakat Pringsewu. Semua program kegiatan harus jelas indikatornya dan benar-benar berdasarkan aspirasi masyarakat,” Katanya.

Lebih Lanjut, Pada tahun 2017 mendatang, Pemkab Pringsewu telah menetapkan tema pembangunan yaitu, sesuai prioritas pembangunan daerah didasari dari RPJMD Kabupaten Pringsewu Tahun 2005 -2025. Karena, RPJMD tahap pertama telah berakhir pada tahun 2016. Selain itu juga telah mengacu pada tema dan prioritas pembangunan Provinsi Lampung tahun 2017 dan rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2017. Oleh karena itu kepada selurh SKPD untuk fokus dalam mewujudkan sasaran dari prioritas pembangunan daerah tersebut, sesuai RPJMD kabupaten Pringsewu periode kedua tahun 2017 – 2021 yang saat ini sedang disusun rancangan awal teknokratisnya.

“Pada tahun ini akan melakukan pelebaran jalan nasional dengan membuat trotoar disebelah kanan dan kiri. Dan selain itu juga sesuai dengan dokumen Feasibility Study dan Derail Engine Oleh karena itu kepada selurh SKPD untuk fokus dalam mewujudkan sasaran dari prioritas pembangunan daerah tersebut, sesuai RPJMD kabupaten Pringsewu periode kedua tahun 2017 – 2021 yang saat ini sedang disusun rancangan awal teknokratisnya. selain itu juga sesuai dengan dokumen Feasibility Study dan Derail Engineering Design (DED), rencana akan dibangun jalan lingkar. Dan Pemkab Pringsewu juga pada tahun ini berencana akan membangun Bendungan Way Sekampung,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Ridho Ficardo dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bapeda Provinsi Lampung Ir Taufik Hidayat mengatakan Musrembang adalah rangkaian dari proses dan siklus perencanaan pembangunan sesuai amanat permendagri, bagian dari siklus ini bukan sebagai rutinitas tapi benar benar menjadi forum penjaringan masyarakat untuk arah ke depan.

“Mendengar usulan harapan masyarakat karena pembangunan bukan hanya dilakukan sendiri oleh kabupaten tapi berkaitan dengan provinsi dan pusat,” singkatnya.

Kegiatan Musrenbang KPD ini merupakan tindak lanjut dari konsultasi publik rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yang dilaksanakan tanggal 18 Februari 2016, Musrenbang tingkat kecamatan yang dilaksanakan tanggal 22 s.d 25 Februari 2015 dan forum gabungan SKPD atau pra musrenbang yang dilaksanakan tanggal 1 dan 2 Maret 2016. pembukaan Musrembang di aula Pemkab Pringsewu. (Sahirun/Mar)