Harianpilar.com, Lampung Selatan – Wakil Bupati Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto menyayangkan kondisi pasar Natar, terlebih pada tatanan lapak yang terkesan acak-acakan, jalan becek bila turun hujan, dan berbau tidak sedap. Padahal, kata Wabup Lamsel lapak tempat pedagang berjualan disewakan yang seyogyanya pasar harus dalam kondisi baik dan layak, tidak semrawut.
“Para pedagang kan membayar tempat lapaknya, sudah sewajarnya harus ada penataan yang baik dari satker terkait,” kata Nanang Ermanto disela-sela inspeksi mendadak (Sidak), ke Pasar Natar, Selasa pagi (15/3/2016).
Dalam sidak, Nanang Ermanto didamping sejumlah kepala satuan kerja (Satker) terkait, Kepala BPPMPT Lamsel Zubaidi, Kepala Dinas Pasar dan Perdagangan Sri Hartati dan Camat Natar Dul Kahar.
Kemudian, selain persoalan dalam penataan pasar masih belum baik. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini mengungkapkan, terdapat beberapa lapak pedagang menyalahi aturan tempat berjualan. Dimana, dirinya mendapati sejumlah pedagang menggunakan bahu jalan yang sejatinya untuk pejalan kaki.
“Ada laporan ke saya, beberapa pedagang berjualan di tanah milik pemerintah yang membuat bahu jalan dipakai berdagang. Mereka, membayar kapada salah seseorang oknum (ilegal, red),” beber mantan anggota DPRD Kabupaten Lamsel dua periode ini.
Lebih jauh dirinya menegaskan, kepada satuan kerja (satker) terkait, agar melakukan penataan kembali pasar tradisional Kecamatan Natar. Supaya, pasar tersebut terlihat lebih layak dari kondisi sebelumnya.
“Seperti pembuatan drainase jalan dilapak pedagang, agar air dapat mengalir jika turun hujan. Saya minta satker terkait agar tanggap masalah ini,” pungkasnya. (Saiful/Mar)









