oleh

Narkoba Merambah ke Pelajar SD

Harianpilar.com, Waykanan – Maraknya narkoba di Kabupaten Waykanan, membuat para orang tua menjadi was-was terhadap buah hati mereka tercinta, sehingga melalui pihak sekolah, meminta supaya di sekolah diadakan sosialisai tetang bahaya narkoba baik dipandang dari segi kesehatan maupun dari sengi hukum.

Dengan demikian, para pelajar Sekolah Dasar (SD) sedikit demi sedikit akan paham apa itu. Seperti apa akibatnya bila mengosumsi obat terlarang tersebut.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamtan Baradatu, Mardi, S.Pd yang juga kepala SD Kampung Cugah, mengatakan pemahaman tetang bahaya narkoba dan sejenisnya di SD sangatlah penting. Karena selain siswanya sangat labil juga mereka pada umumya tidak tahu sepeti apa barang haram tersebut. Mengbenai maraknya narkoba akhir-akhir ini sering sekali mendapat masukan dari orang tua dan para kepala sekolah, yang meminta pihak terkait untuk memberikan pemahaman tetang bahaya narkoba terhadap putra-putri mereka yang ada di sekolah.

“Sosialisasi tentang bahaya narkoba di sekolah sangat penting, sehingga apa yang ditakuti para orang tua tidak terjadi, apabila mereka mengetahui tentang bahaya narkoba,” ujar dia.

Camat Baradatu Drs. Iwan Setiwan sangat menyambut baik apa yang menjadi harapan para orang tua murid, akan  pemahaman bahaya narkoba yang sekarang menjadi masalah nasional harus diantisipasi semua pihak yang dimulai dari pelajar paling bawah yaitu murid SD. Terlebih wilayah Kecamatan Baradatu dan Gunung Labuhan sebagai gerbang Kabupaten Waykanan. “Pelajar SD merupakan generasi penerus bangsa dan sudah sewajarnya semua pihak ikut andil untuk menjaga, memelihara dan menghalau semua yang dipandang perlu akan merusak mereka,” jelasnya.

Wakil Bupati Waykanan Hi. Edhwar Anthony menyambut baik adanya rencana para kepala sekolah akan melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Menuruntnya sangatlah penting untuk mencegah beredarnya narkoba. “Dimulai dari pemahaman tetang bahaya narkoba yang dimulai dari anak dibawah umur atau tingkat SD. Penjelasan tersebut disampikan saat kungker membuka Musrenbang Kecamatan Baradatu berapa waktu lalu.

Menangapi masukan dari para orangtua murid SD terkait pemahaman bahaya narkoba Kapolres Waykanan AKBP Harseno saat dimintai keterangan disela-menghadiri sosialisasi tindak pidana korupsi di GSG, Senin (14/3/2016) mengatakan dalam waktu dekat akan ditindak lanjuti, bahkan jajarannya telah membentuk Tim 15 untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan wali murid dan kepala sekolah.

“Kami akan secepatnya akan melaksanakan, kami juga sudah membetuk tim 15 yang akan bekerja sama dengan pihak pemerintah,” jelasnya. (Ansori/Mar)