Harianpilar.com, Bandarlampung – Walikota Bandarlampung Herman HN menegaskan para sopir angkutan kota (Angkot) untuk tidak berlaku anarkis dalam menggelar aksi demo dan mogok jalan. Dirinya juga mengaku tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas jika aksi demo sopir angkot diwarnai aksi anarkis.
“Jangan anarkis lah, kalau memang mau demo ya demo sendiri jangan bawa-bawa orang mau cari nafkah. Kalau memang mau keras saya juga bisa lebih keras lagi,” tegas Herman HN, usai menggelar Rakor bulanan bersama SKPD, Senin (1/3/2016).
Terkait banyaknya pelajar yang terpaksa berjalan kaki lantaran aksi mogok Angkot, Herman HN memastikan jika Pemkot sudah menyiapkan armada truk milik Pol PP untuk mengangkut para pelajar. “Ya disiapkan truk Pol Pp untuk mengangkut penumpang dan juga anak sekolah,” ujarnya.
Sementara, demo sopir angkot hari ke dua ini, sejumlah sopir angkot memblokir Bus Rapid Transit (BRT) yang masih mencari penumpang dan langsung menurunkan penumpang secara paksa.
Salah satu pengguna BRT asal Telukbetung, Desi (38) mengatakan, pagi hari para sopir angkot memaksa untuk menurunkan penumpang BRT. “Tadi itu BRT agak diancam suruh nurunin penumpang. Padahal kendaraan BRT sangat penuh penumpang,” ungkapnya. (Putri/Juanda)









