Harianpilar.com, Mesuji – Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB), Kabupaten Mesuji melakukan jemput bola dalam melakukan pelayanan KB terhadap masyarakat.
Untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan KB, BP2KB menggelar aksi simulasi pelayanan keliling dengan mobil unit pelayanan (Muyan) KB. Kegiatan tersebut dilakukan di dua tempat yaitu; rumah dinas bupati dan sekertaris daerah (Sekda).
Simulasi pelayanan KB tidak lain tujuannya, untuk meningkatkan pelayanan terhadap peserta KB didalam Muyan KB. Dalam simulasi tersebut yakni cek darah, pelayanan KB, pasektomi dan lainnya dan memperkenalkan alat-alat pelayanan KB di dalam Muyan itu sendiri.
Kepala BP2KB Mesuji, S Bowo Wirianto, mengatakan simulasi pelayanan KB di tahun 2016 ini, kedepan akan melakukan pelayanan KB terhadap peserta KB didalam Muyan KB. “Kita merasa lega karena peserta KB di Mesuji sudah mempunyai Muyan. Kedepan desa-desa yang tertinggal dan perbatasan yang sebelumnya aksesnya sulit untuk dijangkau, dengan adanya Muyan ini, maka kita akan lebih mudah lagi untuk melakukan pelayanan KB, khususnya keluarga yang kurang mampu dan keluarga pasangan usia subur (PUS) yang sebelumnya sulit untuk dijangkau,”ujarnya, Jumat (12/2/2016).
Dikatakannya, sebelum ada Muyan tentunya kesulitan dalam melakukan pelayan KB dikarenakan aksesnya sulit dijangkau. Akan tetapi dengan adanya pelayanan Muyan ini akan lebih terjangkau lagi. Sehingga semua daerah terisolir dapat pelayanan KB terhadap peserta KB PUS lebih tersentuh lagi.
“Bukan hanya pelayanan KB saja yang kita galakan, tapi juga melayani bagi masyarakat atau warga yang akan ikut menjadi peserta pasektomi bagi kaum pria dan siapa saja peserta yang akan melakukan pasektomi akan diberikan imbalan seperti piagam dan uang tunai sebesar Rp300 ribu setiap peserta. Pada tahun sebelumnya sudah ada yang menjadi peserta pasektomi, mudah-mudahan ditahun ini dan seterusnya Peserta Pasektomi terus bertambah” tukasnya. (Sandri/Mar)









