oleh

Koramil Natar Amankan 30 Ton Minyak Mentah Ilegal

Harianpilar.com, Natar – Anggota Koramil 421-06 Natar, Lampung Selatan (Lamsel) yang dipimpin Kapten Inf Suprapto, mengamankan dua mobil tangki dan satu truk bermuatan 30 ton minyak mentah ilegal, Kamis (11/2/2016).

Kepala Penerangan Korem 043/Garuda Hitam Mayor Inf Prabowo mengatakan, minyak tersebut berasal dari Musi Banyuasin, daerah Sungai Angit, Sumatera Selatan (Sumsel). “Minyak itu akan dibawa ke Bandarlampung untuk dijadikan bahan campuran minyak, maupun untuk industri pembuatan aspal,” kata Prabowo melalui pers rilis.

Menurut Prabowo, minyak ilegal tersebut telah diamankan di Markas Koramil 021-06/Natar. Selanjutnya, akan dibawa ke Markas Korem 043/Gatam untuk diproses lebih lanjut, dan akan diserahkan ke pihak kepolisian.

“BBM dimuat dalam tiga kendaraan. Ditangkap dalam kondisi sudah parkir dari kemarin di Jl Raja Wali Desa Candi Mas Kecamatan Natar. Ketiga mobil ini parkir di depan sebuah gudang penyimpanan yang disinyalir sudah lama simpan berbagai jenis BBM tanpa jelas perizinannya,” kata Kapten (Inf) Suprapto.

Diperkirakan muatan ketiga mobil tersebut totalnya minimal 20 ton BBM minyak mentah. Dimuat dalam tiga kendaraan. Terdiri dari dua unit mobil tanki jenis colt diesel berukuran sedang berwarna kuning. Keduanya memakai plat kuning dengan bernopol BE 9965 CD dan BE 9983 CD. Kemudian satu lagi merupakan truk colt diesel berwarna kuning berplat hitam dengan nopol BG 8043 LH yang sudah dimodifikasi dengan penambahan bak besi dibagian belakang truk.

“Informasi dari masyarakat yang mengawali penangkapan ini. Ditindaklanjuti oeh Babinsa dan anggota Intel Kodim 0421 Lampung Selatan yang langsung menuju ke lokasi. Hasilnya pemeriksaan kendaraan didalamnya tak ada surat keterangan soal pengiriman BBM, surat mobil atau surat apapun. Kunci ketiga mobil ini kami temukan didalam gudang. Makanya ketiganya kami bawa kesini buat pemeriksaan awal sebelum diserahkan ke Korem 043 Garuda Hitam,” lanjut kata Suprapto.

Lebih lanjut Suprapto menyebutkan sopir dan kernet dari ketiga mobil yang sekarang mereka amankan di Makoramil Natar sudah kabur terlebih dahulu.

“Baik semua sopir dan kernetnya sudah pada kabur. Soalnya ternyata ketiga mobil ini sudah sampai tadi malam di lokasi. Jadi ketiga mobil ditinggalkan dalam kondisi nggak ada yang nunggu. Tadi ditangkap anggota sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian atas petunjuk Dandim Lampung Selatan dibawa ke Makoramil sekitar pukul 17.00 WIB untuk diamankan sebelum diserahkan ke Korem 043 Garuda Hitam,” kata Suprapto pada media online Saibumi.com di Makoramil 0421-06 Natar Kabupaten Lampung Selatan, Kamis 11 Februari 2016.

Lebih lanjut Suprapto mengatakan 20 ton lebih BBM jenis minyak mentah tak berijin tersebut akan dibawa ke Bandar Lampung. “Biasanya digunakan untuk campuran minyak atau untuk industri pembakaran aspal. Minyak tersebut berasal dari daerah Sungai Angit di Musi Banyuasin Palembang Provinsi Sumatera Selatan,” tambahnya.

BBM yang masih didalam tiga kendaraan pengangkutnya tersebut sementara diamankan di Makoramil Natar dan akan diserahkan ke Korem 043 Garuda Hitam untuk diproses lebih lanjut sesuai petunjuk Dandim Lampung Selatan. Setelah itu, oleh Korem 043 Garuda baru diserahkan ke pihak kepolisian yakni Polda Lampung. (Mar)