oleh

BKD Diminta Tata Ulang Kebutuhan ASN

Harianpilar.com, Bandarlampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi meminta Badan Kepegawaiaan Daerah (BKD) untuk melakukan tata ulang kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pemprov Lampung sangat butuh ASN meski keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) soal Moratorium (penundaan) CPNS pihaknya mengaku kebutuhan harus diutamakan,” jelasnya saat ditemui di Balai keratun, Rabu (6/1/2016).

“Maka sekali lagi saya minta agar BKD untuk menata ulang dengan melihat kebutuhan bukan penambahan,” katanya.

Lebih lanjut mantan Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Lampung menjelaskan, Menpan-RB seharusnya melakukan moraturium bukan lah dengan penambahan tapi kebutuhan.

“Ya, saya kira tergantung kebutuhan. Jadi moratorium boleh saja tergantung kebutuhan bukan keinginan, contohnya; sekarang tidak mungkin seorang guru dan dokter di Moraturium (Penundaan) harus ada skala prioritas. Ya, kalau guru dikurang harus ditambah, karena kebutuhan perlu diperhatikan, Sarjana Pertaniaan banyak tapi Sarjana Perikanan minim sementara,ini juga diperhatikan saat inibanyak PNS tidak efektif,” teranya.

Contohnya sarjana pertanian sudah banyak jangan diterima. “Karena kan sarjana perikanan masih tetap dibutuhkan karena luas geografis laut Lampung panjang  1185 Km, jadi kita harus perhatikan mana yang perlu dan tidak jadi tidak ada ASN yang menumpuk tapi tidak digunakan,” imbuhnya.

Terpisah Kepala Bidang Pemanfaatan dan Mutasi BKD Rusli Syofuan menjelaskan kekurangan guru, dokter sudah merupahkan usulan dari kabupaten/kota.

“Kita update dan sudah masuk e-formasi, jadi untuk farmasi yang lain kemungkinan tidak ada penambahan lagi,” jelasnya. (Fitri/JJ)