oleh

Tiga Kelurahan Dapat Program IPAL

Harianpilar.com, Lampung Utara – Tiga kelurahan yang ada di Lampung Utara (Lampura) untuk tahun 2016 akan mendapatkan program Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal (IPAL). Kelurahan yang mendapat program tersebut yakni Kelurahan Kelapa Tujuh, Cempedak dan Sri Basuki. Demikian diungkapkan, Kasi Air Bersih dan Kesehatan Lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampura Mansur, di ruang kerjanya, Senin (7/12/2015).

Dikatakan Mansur, program ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran air tanah dalam karena pembuangan limbah keluarga yang sering melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau resapan dari septi tank yang kurang baik.

“Program ini untuk mencegah pencemaran air tanah dalam akibat kebiasaan BABS masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut, kata Mansur, merupakan program nasional melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Di mana target pemerintah di tahun 2019 akses air minum masyarakat, sanitasi, dan wilayaj kumuh teratasi.

“Target pemerintah secara nasional di tahun 2019 adalah akses air minum masyarakat, dan sanitasi yang baik 100%, dan wilayaj kumuh perkotaan 0%,” terang Mansur.

Prihal pelaksanaan program tersebut, lanjut Mansur, akan dilaksanakan maksimal pada bulan februari 2016. Dimana pengelolaannyapun langsung dilalukan oleh masyarakat tidak melalui tender atau pelelangan. Masyarakat dalam wadah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang di bentuk oleh kelurahan. Dimana KSM tersebut harus diketahui notaris, membuat NPWP, serta membuka rekening bank. “Dana program tersebut nanti akan langsung dikirim ke rekening masing-masing KSM. Kenapa program ini dikelola langsung oleh masyarakat karena kita ingin masyarakat lah yang membuat sekaligus menjaganha”, papar Mansur.

Dana program IPAL tersebut menggunakan APBN melalui DAK kemenpupera. Dan jumlah dana yang diterima ketiga kelurahan tersebut (Kelapa Tujuh, Cempedak, dan Sri Basuki) tidaklah sama karena menyesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Untuk Kelurahan Sri Basuki dan Cempedak besaran anggarannya Rp237 juta, sedang untuk Kelapa Tujuh memperoleh 317 juta,” jelas Mansur. (Iswant/Yoan/JJ)