oleh

Replika Mobil Polisi Untuk Rawan Lakalantas

Harianpilar.com, Tanggamus – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanggamus menyatakan, terdapat tiga titik Jalur Lintas Barat (Jalinbar) yang masuk dalam katagori rawan kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di wilayah Tanggamus, yang harus di waspadai oleh para pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora mengatakan, ketiga titik jalan lintas barat (Jalinbar) yang rawan lakalantas adalah di jalinbar Pekon Batu Kramat, Kecamatan Kota Agung Timur, dan Jalinbar Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung dan yang terakhir tanjakan Sedayu, Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka. “Tiga titik jalinbar rawan lakalantas harus diwaspadai bagi para pengguna jalan. Terutama di tanjakan sedayu, kondisi geografis jalan pegunungan dengan banyaknya jalan menanjak dan berliku, membuat para pengendara harus lebih ekstra hati-hati jika hendak melintas. Apalagi kebanyakan kendaraan yang melintas adalah kendaraan yang berkapasitas besar,” kata Hendra, diruang kerjanya, Senin (2/11/2015)

Begitu pun dengan jalinbar batu kramat, yang berliku dan memiliki ketajaman tikungan yang bisa dibilang cukup ekstrim. “Sudah banyak kejadian lakalantas terjadi di jalinbar batu kramat. Batu kramat juga itu rawan lakalantas, karena memang banyaknya tikungan yang bisa di bilang berbahaya sekali. Terutama malam hari, masih kurangnya penerangan membuat para pengendara harus menurunkan kecepatannya,” terangnya.

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban lakalantas, Satlantas Polres Tanggamus memasang replika mobil polisi di jalinbar batu kramat. Dengan tujuan, untuk memberikan peringatan kepada para pengguna jalan, baik roda dua ataupun roda empat, untuk senantiasa waspada dan mengurangi kecepatan laju kendaraannya, demi keselamatan bersama. “Rambu replika mobil polisi ini akan menyala jika terkena sinar lampu kendaraan. Sehingga pengendara akan melihat seperti adanya mobil polisi yang tengah berjaga. Otomatis, supir akan memperlahan laju kendaraannya. Saat ini baru satu replika mobil polisi ini kita pasang, di dua titik. Tanggamus di batu kramat, dan satu lagi wilayah kabupaten Pringsewu,” katanya.

Sementara tempat rawan lakalantas yang belum di pasang rambu replika mobil polisi, dipasang spanduk himbauan, untuk berhati-hati dalam berkendara. Bahkan dibeberapa titik yang dianggap kurang pencahayaan lampu jalan, dipasang rambu penunjuk jalan berbentu tanda panah dengan bahan yang juga bisa menyala ketika terkana lampu kendaraan. “Nantinya kita pasang rambu replika mobil polisi, disemua titik rawan lakalantas. Sementara dilakukan secara bertahap, yang pasti kita juga menginginkan yang terbaik untuk keselamatan di jalan raya. Saya menghimbau kepada para pengguna jalan raya untuk selalu berhati-hati. Dan patuhi peraturan lalulintas yang ada, seperti mengurangi laju kendaraan, untuk mobil. Pakailah safety belt dan jangan mendahului kendaraan lain pada tanda line putih jalan yang tidak putus. Untuk motor, selalu menggunakan helm,” katanya. (imron/joe)