Harianpilar.com, Bandarlampung – Rencana pemerintah pusat yang akan melakukan penerimaan Calon Pegawai negeri Sipil(CPNS) tahun 2016 batal. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memastikan memperpanjangan moratorium CPNS hingga 2016.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, melanggar janji yang telah ia ikrarkan sendiri dengan memutuskan tetap memperpanjang moratorium baik CPNS jalur umum, pengangkatan eks honorer dan bidan PTT sampai 2016 mendatang.
“Tahun ini hingga 2016 masih moratorium. Baik honorer, Bidan PTT dan formasi CPNS jalur umum,” kata Yuddy, Senin (2/11/2015).
Menteri Yuddy menambahkan, pembatalan pengangkatan Honorer, Bidan dan penerimaan jalur CPNS umum disebabkan pemerintah tak menganggarkan dana untuk memproses itu semua. “Tak ada anggaran sehingga dimoratorium,” tandasnya seperti dikutif dari JawaPost.com.
Sebelumya, Yuddy Chrisnandi, memastikan jika anggaran pelaksanaan penerimaan CPNS 2016 sudah masuk dalam DIPA sebesar Rp 12,42 triliun. “Kami sudah mengalokasikan anggaran Rp12,42 triliun untuk pengadaan CPNS 2016,” kata Yuddy, seperti dikutip dari facebook Info CPNS Kemenpan RB.
Menurutnya, angka Rp12,42 triliun itu, untuk membiayai 230 ribu CPNS. Masing-masing CPNS dihitung gajinya Rp 4,5 juta dikalikan 12 bulan. Yuddy juga tidak menampik anggaran tersebut belum dibahas di Badan Anggaran DPR RI. Namun Yuddy optimistis, usulan pemerintah ini akan disetujui DPR RI. “Itu anggarannya cukup realistis, apalagi sebagian besar yang direkrut adalah honorer K1, K2, bidan desa PTT, pelamar umum dari berbagai formasi,” cetusnya.
Yuddy kembali menambahkan, perekrutan akan dimulai prosesnya sekitar April hingga Oktober 2016. (Juanda)









