Harianpilar.com, Bandarlampung – Diduga akibat arus pendek listrik, lima rumah yang berada di Jalan Harimau RT04 LKII, Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Kamis (29/10/2015) pukul 01.00 dini hari, rata tanah, akibat dilalap Si Jago Merah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun seluruh barang tidak ada yang berhasil diselamatkan. Untuk sementara, 23 orang yang merupakan korban kebakaran terpaksa mengungsi di TPA Asyfa.
Enam mobil pemadam kebakaran (Damkar) bahkan tidak berhasil menyelamatkan rumah warga, lantaran api yang melalap rumah semi permanen itu begitu cepat menjalar. “Awalnya dari konsleting listrik, ketika lampu hidup boklam langsung meledak sehingga menimbulkan percikan api. Api juga keluar dari stopkontak listrik,” kata salah satu korban Sidi (60), saat ditemui di pengungsian, Kamis (29/10/2015), seraya menunjukan luka bakar di sepanjang lengan tangannya, akibat menyelamatkan anaknya.
“Saat mengalami luka bakar, saya langsung dibawa ke rumah sakit. Alhamdulliah semua selamat tapi seluruh barang tidak bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Dijelaskan Sidi, jika seluruh berkas dan dokumen seperti kartu Jamkesda, BLS, KK dan KTP serta Ijazah semua terbakar. “Semua tidak dapat diselamatkan, hanya motor saja yang dapat diselamatkan,” ujar Sidi.
Hal yang sama dikatakan salah satu korban Salmah (60). Menurutnya, akibat kebakaran ini seluruh harta benda miliknya tidak ada yang bisa diselamatkan. “Habis semua, kulkas,TV dua, kipas angin dan surat-surat tidak bisa diselamatkan Mas,” keluhnya.
Ketua RT setempat Buchari Hasan mengatakan, diperkirakan total kerugian mencapai ratusan juga rupiah, untuk sementara korban diungsikan di TPA Asyfa. Sejauh ini, kata Buchari, bantuan mengalir dari warga sekitar dan Dinas Sosial. “Diharapkan pemerintan setempat meninjau lokasi, sekaligus melihat nasib para korban yang terkena musibah,” harapnya. (Muqoyid/Rosadi)









