oleh

Kemenag Pesawaran Tahan Dana BOS

Harianpilar.com, Pesawaran – Kepala sekolah MI, MIN dan MTS Se Kabupaten Pesawaran, mempertanyakan soal keterlambatan dana bantuan operasional sekolah (Bos) di sekolah mereka yang hingga kini belum tersalurkan.

Padahal, Kanwil Lampung telah menggelontorkan dana Bos kerekening  Kemenag kabupaten. Ironisnya hingga kini, Kemenag pesawaran belum juga menggelontorkan bantuan dana sekolah tersebut. “Infornasinya dana BOS sudah masuk kerekening Kemenag diawal Oktober 2015 lalu. Tapi kenapa belum juga direalisasikan, ada apa?,” Kata salah seorang Kepala sekolah MI, seraya mewanti namanya tidak ditulis.

Terlambatnya dana Bos untuk sekolah berbasis agama ini menurutnya, berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Untuk itu, ia meminta pihak Kemenag dapat secepatnya merealisasikan dana Bos. Dan tidak hanya itu saja, dirinya juga mengharapkan pihak Kemenag tidak lagi menunda dana bantuan operasional yang diperuntukkan bagi sekolah ini.

Selanjutnya ia mengungkapkan,  dana Bos untuk triwulan ke 3 sampai saat ini belum diterima pihak sekolah. Sementara untuk instansi sekolah yang menginduk pada Disdikbud, perealisasian Bos sudah triwulan ke 4. Dengan adanya keterlambatan pencairan, tentunya diharapkan kedepan tidak lagi terulang. “Pencairan Bos triwulan ke 3 belum juga ada informasi, kapan akan dicairkan. Mestinya Kemenag tidak ada alasan menundanya, karena dana tersebut sangat dibutuhkan,” keluh kepala sekolah Madrastah Ibtidaiyah diwilayah kecamatan kedondong.

Sementara, pihak Kemenag pesawaran belum dapat dikonfirmasi terkait adanya keterlambatan pengucuran dan Bos. Saat dihubungi melalui ponselnya, meskipun dalam keadaan aktif namun tidak menjawab. (Fahmi/joe)