Harianpilar.com, Tanggamus – PT. Perusahaan Listrik Negara menjelaskan bahwa, penyebab Byarpet yang terjadi selama ini di rasakan oleh masyarakat Kabupaten Tanggamus lantaran adanya, salah satu pembangkit listrik yang ada di Kota Palembang tidak berfungsi. Hal itu berdampak pada defisitnya tegangan listrik di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Kepala PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Kota Agung, Tanggamus Hendri Donal Silaen mengatakan, tidak beroperasinya pembangkit listrik itu karena adanya bencana kabut asap yang saat ini terjadi di Palembang. Jadi, tegangan listrik suplay dari Palembang defisit yang berdampak pada seringnya aliran listrik ke rumah para pelanggan PLN Kota Agung mati. “Faktor utama tidak berfungsinya pembangkit listrik di Palembang karena kabut asap. Mangkanya suplay listrik ke Sumbagsel manjadi defisit. Jadi seringnya byarpet lantaran itu tadi, kabut asap,” jelas Donal Haris Silaen, Senin (26/10/2015) melalui ponselnya.
Donal juga meminta kepada para pelanggan PLN Kota Agung untuk bersabar dengan kondisi seringnya terjadi pemadaman listrik yang belakangan ini membuat masyarakat menjadi geram dan marah kepada pihak PLN. Akan tetapi, itu semua bukan terjadi lantaran di sengaja atau pelayanan buruk yang diberikan. Tapi, hal tersebut lantaran adanya bencana kabut asap yang membuat pembangkit listrik di Kota Sriwijaya menjadi tidak berfungsi. “Saya juga minta maaf atas ketidak nyamanannya, kami selalu berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk bisa mengcover kebutuhan listrik, kita memberlakukan sistem pemadaman bergilir. Yah, ini salah satu upaya kita untuk tidak membuat pelanggan kecewa akan pelayanan kita,” jelasnya.
Dirinya juga belum mengetahui sampai kapan kondisi defisit listrik ini bisa kembali normal. Karena memang tidak bisa terprediksi, yang pasti tolak ukurnya adalah. Jika bencana kabut asap bisa terselesaikan maka kemungkinan bisa kembali normal. Di tambah lagi, bila mana pembangunan Gardu Induk (GI) yang berada di Dusun Waysom, Pekon Kota Agung Kampung, Kota Agung terselesaikan. “Saya tidak bisa memastikan kapan semua ini akan kembali normal. Yang pasti jika bencana kabut asap selesai, dan GI di waysom juga selesai, maka masalah listrik yang selama ini dikeluhkan pelanggan PLN bisa teratasi. Dan pemadaman listrik ini bukan hanya terjadi di Tanggamus, tapi di seluruh Sumbagsel juga ikut padam. Jadi saya minta bersabar saja,” tukasnya.(imron/joe)









