oleh

Warga Keluhkan Tumpukan Material Batu Di Jalan Taman Siswa

Harianpilar.com, Lampung Utara – Warga sekitar Jalan Taman Siswa, Kelurahan Kotabumi Tengah, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara mengeluhakn lambatnya pengerjaan proyek perbaikan jalan diwilayah itu. Pasalnya, material tumpukan batu berserakan dijalan. Selain menjadi penyebab pengendara sepeda motor yang terjatuh, banyak etalase warung dan konter milik warga pecah akibat pentalan batu dari jalan yang terlindas mobil.

Tumpukan material batu disepanjang jalan Taman Siswa, Kelurahan Kotabumi Tengah ini sudah berada di jalan sejak satu bulan. Namun hingga kini belum terlihat adnya pengerjaan perbaikan jalan tersebut oleh pihak kontraktor. Selain itu, tumpukan material batu itu juga trotoar dijalan ini banyak ambrul menahan berat beban batu itu.

“Tidak sedikit memakan korban, terutama pengendara speda motor yang terjatuh. Bahkan etalase warung dan konter milik Hotman warga setempat pecah akibat pentalan batu yang tergelindas mobil. Jalan yang berada tepat di depan kantor Kelurahan ini juga banyak berdiri beberapa Sekolah Dasar Sampai Sekolah Tingkat Atas.” Kata Arya, warga setempat.

Warga berharap perbaikan jalan taman siswa ini dapat segera direalisasikan oleh sang kontrakrtor mengingat sudah banyak korban akibat tumpukan batu disepanjang jalan tersebut. “Jalan ini banyak dilalui anak-anak pelajar.” Katanya.

Sementara, Hotman rekan Arya, mengatakan tumpukan batu yang telah hampir satu bulan itu telah banyak merugikan warga setempat. Selain mengakibatkan kemacetan bahkan hampir menimbulkan korban akibat pentalan batu yang terlindas mobil. ”Sudah lama batu ini menumpuk, tapi belum ada realisasi dari kontraktornya. Bahkan telah banyak ben terjadinya kecelakaan seperti sepeda motor yang jatuh. Dan etalase warung milik saya ini pecah akibat batu yang mental dilindas mobil,” Keluh Hotman.

Warga hanya bisa berharap perbaikan dijalan tersebut dapat segera dilaksankan guna kepentingan masyarakat banyak. ”Kami harap perbaikan jalan ini dapat segera dilaksanakan, mengingat dijalan ini banyak pelajar sekolah, jangan sampai jatuh korban lagi,” katanya. (iswant/yoan/joe)