oleh

Kalianda Dan Rajabasa Kembangkan Potensi Desa Wisata

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Lampung Selatan akan dikembangkan menjadi desa wisata. Sebanyak 13 desa di Kabupaten Lampung Selatan akan difokuskan untuk menjadi desa berbasis pariwisata sesuai dengan letak wilayah dan potensinya.

Hal itu disepakati setelah sosialisasi yang dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Senin (12/10/2015), di Aula Hotel Way Urang, Kecamatan Kalianda. Ke-13 desa tersebut adalah desa yang berada di wilayah Kecamatan Rajabasa dan Kalianda yang memang selama ini memiliki potensi wisata di wilayah Kabupaten Khagom Mufakat ini antara lain Desa Maja, Tengkujuh, Jondong dan Pauh Tanjung Iman, di Kecamatan Kalianda. Lalu, di Kecamatan Rajabasa adalah Desa Kunjir, Way Muli, Banding, Canti, Canggung, Betung, Batu Balak dan Pulau Sebesi.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Lampung Selatan Edy Firnandi, menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi melalui pemdamping dari akademisi Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur tersebut.

Menurut dia, penetapan desa berbasis pariwisata itu memang merupakan desa yang selama ini memiliki potensi wisata yang cukup baik. “Camat dan kepala desa telah menyetujui kawasan itu menjadi desa berbasis pariwisata,” kata Edy Firnandi usai kegiatan tersebut.

Dia menambahkan pihaknya sangat mendukung pembentukan kawasan perdesaan tersebut menjadi basis kepariwisataan. Pasalnya, di Lamsel banyak memiliki wilayah strategis yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata. “Program dari Kementerian ini sangat banyak. Tidak hanya masalah kepariwisataan. Ada juga UKM dan sebagainya. Namun, di Lamsel kita mengambil untuk kepariwisataannya,” tambahnya.

Saat ini, jelas dia, Pemkab Lamsel tengah menyiapkan produk hukum berupa peraturan bupati (perbup) yang nantinya sebagai acuan SKPD terkait dalam melakukan pembangunan kawasan pedesaan berbasis kepariwisataan. “Setelah produk hukum dan perbup nya ada, kita akan melaporkannya ke kementerian melalui pendamping ini. Mudah-mudahan, nantinya desa yang kita pilih ini menjadi desa yang maju dalam bidang kepariwisataan,” jelasnya. (nt/lp/joe)