Harianpilar.com, Mesuji – Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Sosial menggelar bimbingan teknis (bimtek) Penerima Manfaat Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang dilaksanakan di aula BP4K, Kamis (8/10/2015).
Kepala Dinas Sosial Surizal Zikri menuturkan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang digulirkan oleh Kementerian Sosial RI untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan sekaligus untuk mengembangkan kebijakan dalam menyikapi kebijakan sosial dan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin yang dilaksanakan dengan memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). ”Pengertian Kube, adalah himpunan dari keluarga yang tergolong miskin yang dibentuk tumbuh dan berkembang atas dasar prakarsa sendiri, saling berinteraksi satu dengan yang lain dan tinggal dalam satu wilayah. Untuk di Mesuji sendiri penerima Kube sebanyak 40 kelompok yang tersebar didua kecamatan yakni 14 di Tanjungraya, dan 26 kelompok Mesuji timur, dalam satu kelompok mendapat bantuan sebesar Rp 20 juta,” kata Surizal.
Menurut Surizal, total bantuan Kube tahun 2015 sebesar Rp800 juta. Kelompok Usaha Bersama lanjut Surizal merupakan media pemberdayaan sosial yang diharapkan untuk terciptanya, aktifitas sosial ekonomi keluarga masyarakat miskin agar dapat meningkatkan kesejahteraan sosial mereka. Melalui kelompok dapat berinteraksi, saling tolong menolong dalam memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan. “KUB dapat dijadikan sarana yang efektif bagi keluarga miskin, karena melalui KUB dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, kekeluargaan, kegototngroyongan, kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Dan dengan diadakannya bimtek ini diharapkan penerima kube mengerti dan memahami bagaimana penggunaan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.
Dijelaskan Suhrizal, pembentukan KUB di dasari oleh kedekatan tempat tinggal, jenis usaha atau ketrampilan anggota, ketersedianya sumber/keadaan geografis, latar belakang kehidupan budaya, memiliki motivasi yang sama, keberadaan masyarakat yang sudah tumbuh berkembang lama. “Tujuan Kube itu diantaranya untuk meningkatkan dan memperkuat kesetiakawanan sosial warga miskin dan masyarakat dalam menangulangi berbagai permasalahan kesejahteraan sosial; Meningkatkan taraf kesejaahteraan keluarga miskin,” jelasnya.
Takhanya itu, katanya, KUB ini juga untuk mewujutkan kemandirian usaha sosial-ekonomi keluarga miskin, meningkatkan aksessibilitas keluarga miskin terhadap pelayanan sosial dasar, fasilitas pelayanan publik dan sistem jaminan kesejahteraan social, meningkatkan kepedulian dan tangung jawab sosial masyarakat dan dunia usaha dalam penanggulangan kemiskinan. “Meningkatkan ketahanan sosial masyarakat dalam mencegah masalah kemiskinan, serta meningkatkan kualitas manajemen pelayanan kesejahteraan sosial bagi keluarga miskin,” katanya.
Sementara Plt Sekdakab Mesuji Sukarman berharap dengan di laksanakannya Bimtek KUB di Kabupaten Mesuji akan di jadikan sebuah landasan untuk melihat sejauhmana suatu kegiatan berbagai pihak agar segala dana, daya dan upaya dapat berjalan dengan maksimal terkait tugas pokok dan fungsinya. Program Kelompok Usaha Bersama melibatkan berbagai Lembaga/ Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Agar pelaksanaan Kelompok Usaha Bersama dapat berjalan secara efektif, maka di perlukan adanya pemahaman yang sama, kerjasama yang baik, dan komitmen dari semua pihak terkait mensukseskan Kube 2015. “Bagi Disos Mesuji untuk terus memantau penggunaan dana Kube ini sehingga tak menjadi gelombang dimasyarakat. Bagi penerima manfaat kelompok Kube, dapat menjalankan program ini dengan baik, sehingga bantuan yang diberikan pemerintah tidak sia-sia dan upaya meningkatkan taraf hidup dapat terlaksana,” tukasnya (sandri/joe)









