Harianpilar.com, Bandarlampung – Dalang di balik rekening gendut yang dimiliki oleh oknum pegawai honorer Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Lampung yang kini diusut Satgas Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) semakin terang.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Lampung Tauhidi menyebut nama dua mantan pejabat Disdik yang diduga menjadi otak dibalik rekening tersebut. Penjabat (Pj) Bupati Lampung Timur (Lamtim) itu mengaku mendapat informasi bahwa yang memerintahkan menampung dana di rekening oknum honorer itu adalah mantan pejabat perencanaan Disdik Lampung yakni Edward dan Lasena.
“Ya dari informasi yang saya dapat dari mereka yang diperiksa, yang memerintahkan soal rekening itu Edward dan Lasena yang dulu pejabat di perencanaan,” ujar Tauhidi.
Menurut Tauhidi, dua mantan pejabat Disdik itu juga yang diduga merangkap sebagai kontraktor dengan mengerjakan proyek-proyek Disdik. Kemudian dana dari proyek-proyek itu ditampung di rekening oknum honorer itu.
Tauhidi mengaku tidak mengetahui secara keseluruhan siapa saja yang pernah diperiksa kejaksaan terkait masalah tersebut. Namun, beberapa orang yang pernah diperiksa ada yang melapor dan cerita padanya. “Kalau seluruhnya saya tidak tau, tapi ada beberapa yang cerita ke saya, itu yang saya tau,” ungkapnya.
Disinggung siapa saja yang telah diperiksa dan melapor itu, Tauhidi menyebut beberapa nama, salah satunya adalah Mantan Sekretaris Disdik Lampung Meidasuri yang juga berperan sebagai panitia pemeriksa barang.
Namun, keterangan Tauhidi ini langsung dibantah oleh Meidasuri. “Saya tidak pernah diperiksa kejaksaan, saya juga tidak pernah komunikasi dengan pak Tauhidi,” tegas Meidasuri saat dihubungi Harian Pilar, Senin (28/9/2015).
Bahkan, Meidasuri juga mengaku tidak pernah mengetahui masalah rekening gendut tersebut.”Saya ini sudah setahun setengah tidak beraktifitas di Disdik lagi. Saya sekarang di BPBD, tapi saya masih sering dipakai orang pusat,” ungkapnya.
Sementara, mantan pejabat bagian perencanaan Disdik Lampung Edward dan Lasena hingga berita ini diturunkan belum berhasil di konfirmasi. Beberapa orang yang ditemui di Disdik Lampung tidak mengetahui keduanya saat ini berdinas dimana.
Informasi terakhir yang diterima Harian Pilar, Edward pindah ke Disnaker Lampung. Namun, saat ditangani di dinas tersebut, ternyata tidak ada pejabatnya yang bernama Edward. (Fitri/Juanda)









