Harianpilar.com, Bandarlampung – Ketua Umum Pengurus Daerah Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Lampung, Mayor (Mar) Marthin Luther Ginting, berharap agar Komite Olahraga Indonesia (KONI) Lampung, mengikutsertakan olahraga Arung Jeram dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat pada tahun 2016 mendatang.
“Nantinya FAJI akan membawa nama Lampung di beberapa pertandingan, seperti kejurnas di Medan, bulan November di Sungai Alas, Aceh dan awal tahun 2016 di Citarum, Jawa Barat,” kata Luther Ginting, usai pelantikan pengurus FAJI Lampung di Begadang Resto, Sabtu (12/9/2015) malam.
Dijelaskan Luther, dua tahun ini FAJI Lampung baru terdaftar di dalam kepengurusan KONI, jadi dalam bertanding nantinya bersifat eksibisi dengan mengikuti alur sungai. “Atlet yang disiapkan dalam eksibisi ada dua tim yang terdiri 20 orang dari Korps Marinir Brigadir Infantri 3 untuk meningkatkan prestasi olahraga Lampung, selain itu dengan semakin berkembangnya Faji di Lampung diharapkan bisa menjaga kebersihan sungai yang ada di Lampung,” jelasanya.
Untuk mempersiapkan diri mengikuti pertandingan eksebisi tersebut, pihaknya melakukan latihan rutin selama satu bulan sekali di sungai dan dua kali seminggu di laut.
“Kita melakukan latihan di Way Semong, Tanggamus dan Way Haru di Lampung Barat, sayangnya kegiatan latihan kami selama ini belum terekspos keluar, sehingga masih banyak orang yang belum mengetahuinya,” terangnya.
Lebih jelas Marthin mengatakan, tidak terdapat kendala dalam eksibisi mendatang karena sebelum masuk dalam kepengurusan KONI, FAJI Lampung pernah meraih meraih prestasi yakni dengan meraih peringkat 4 pada kejuaraan International tahun 2012 di Sungai Alas, Jakarta.
“Tahun 2012 lalu kami mendapatkan peringkat 4 di kejuaraan International. Mudah-mudahan kedepan melalui KONI kita bisa membuktikan bahwa Lampung mempunyai bibit atlet berpotensi,” tuturnya.
Marthin berencana membentuk Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI Lampung di kabupaten/kota yang aktif dibidang olahraga Arung Jeram. “Sementara ini baru kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus saja yang aktif dalam olahraga Arung Jeram. Karena kami sering mengajak mereka untuk ikut latihan Arung Jeram sebelum terdaftar di KONI Lampung,” bebernya.
PB FAJI mulai bergabung dalam kepengurusan KONI pusat dengan adanya pengukuhan pada tanggal 4 Juni 2014. Kemudian Pengda FAJI Lampung mulai terbentuk pada 2015 ini. “PB FAJI mendaftar legalitas ke KONI Lampung dan sudah diterima oleh ketua bidang organisasi,” imbuhnya.
Ginting biasa ia disapa menambahkan olahraga Arung Jeram belum begitu familiar bagi masyarakat Lampung. Namun, dengan adanya pengurus FAJI Lampung akan menyosialisasikan ke masyarakat kabupaten/kota seperti mahasiswa, Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) untuk mengikuti pelatihan Arung Jeram, tetapi bukan untuk prestasi melainkan untuk meningkatkan pariwisata Lampung.
“Mudah-mudahan dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui olahraga Arum Jeram ini, kami berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang minat dalam olah raga ini kita bersama-sama bisa menjaga kebersihan sungai, karena sangat menghawatirkan saat ini sungai hanya dijadikan tempat pembuangan sampah dan banyak sungai yang tercemar,” katanya. (Fitri/JJ)









