oleh

Oknum PLN ‘Tilep’ Puluhan Juta Uang Warga

Harianpilar.com, Waykanan – Dijanjikan sambungan aliran listrik, puluhan Dusun V, Kampung Bumi Agung, Kecamatan Bumi Agung Way Kanan, harus gigit jari. Meski telah menyetor Rp1 juta lebih kepada oknum Petugas PLN Ranting Blambangan Umpu, bernama Kiswanto, namun listrik tak kunjung tersambung.

Kordinator penyambungan listrik warga, Mugiono, yang disebut warga sebagai ketua panitia itu mengatakan bahwa masyarakat Dusun V Kampung Bumi Agung Kecamatan Bumi Agung Way Kanan dijanjikan oleh oknum petugas PLN Ranting Belambangan Umpu, bernama Kiswanto, untuk pemasangan listrik dirumah mereka. Warga kemudian diminta menyetor uang tunai Rp satu juta limapuluh ribu rupiah. Namun setelah Sembilan bulan, listrik tak juga menyala. Bahkan oknum petugas itu sulit dihubungi, bahkan via sambungan teleponnya sudah tidak aktif. “Dulu bilangnya segera dipasang listrik. Tapi kemudian dikatakan tidak layak, lalu menghilang. Uang warga tidak dikembalikan,” kata Margiono.

Menurut Margiono, sudah ada 33 warga yang menyetor uang tersebut kepada Kiswanto. Baru 10 rumah yang terpasang listrik. “Kiswanto itu sekarang menghindar dari kami, terakhir kami tanya. Alasa tidak disambung listrik dengan alasan tidak layak” katanya.

Mugiono, yang mengaku telah menyerahkan uang Rp1, 050 juta itu mengaku menyerahkan uang pada bulan Januri 2015 lalu,  dan hingga September 2015 tidak ada tanda- tanda. “Bahkan terakhir kami dengan Kepala kampung segaja mendatangi Kantor PLN, dan ada surat dari PLN yang mejelaskan tidak layak untuk dimasukan Jaringan,” kata Mugi.

Padahal, untuk kelayakan saat ini, terdapat  23 calon konsumen memang belum ada jaringannya, namun, sekitar 10 rumah sudah ada jaringan listrik, “Bahkan tetangga kanan kiri sudah menikmati listrik, tetapi tetap dikatakan PLN tidak layak. Sebagian warga ada juga yang memanpaatkan bantuan listrik tenaga surya bantuan dari Pemda,: katanya.

Sementara Kepala Kampung Bumi Agung Maknur, membenarkan banyak oknum yang mengatasnamakan PLN yang segaja keliling menawarkan pemasangan listrik dengan mengabaikan kelayakan yang telah datur pihak terkait. “Termasuk warganya Dusun V yang diktakan tidak layak padahal dari jauh hari uang setoran Panitia sudah dimereka kenapa baru sekarag dikatakan tidak layak.” Kata Kepala Kampung.

Dikatakanya masyrakat pada umumnya tidak mau tau alasan yang dimaksud, “Terlebih sudah cukup lama menanti dan saat ini masyrakat selalu mendesak untuk berduyun- duyun mendatangi PLN setempat. Warga juga mengancam akan mengadu  ke PLN Cabang Kotabumi utuk minta pertanggungjawapan sebagiamana yang dijanjikan Kiswanto tersebut.” Katanya. (Ans/*)