oleh

Jika Gagal Zainudin Hasan Siap Mundur

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan (Lamsel) nomor urut 3 Zainudin Hasan-Nanang Ermanto, berjanji siap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bupati dan wakil bupati jika tidak mampu memberikan perubahan yang lebih baik dari pemerintahan sebelumnya.

“Apabila saya dipercaya oleh masyarakat Lamsel untuk memimpin, dalam waktu 3 tahun apabila tidak ada perubahan dari pemerintahan sebelumnya saya siap mundur,” tegasnya di Hotel Nusantara  Bandarlampung, Sabtu (5/9/2015), saat menghadiri pengukuhan relawan Zamane ( Zainudin bersama Nanang Ermanto).

Dirinya bersama Nanang Ermanto akan berusaha mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan, dengan mengajak investor membuka usaha di Lampung Selatan dengan memberi kemudahan-kemudahan,  maka dengan demikian lapangan kerja akan tersedia di daerah. Sedangkan tenaga kerja yang sangat diprioritasnya tenaga kerja dari Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya sangat senang, kalau di setiap kantor atau perusahaan, tenaga kerjanya dari Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, Merbau Mataram, Kalianda atau dari 17 kecamatan yang ada di Lampung Selatan,” terang Zainudin.

Selain itu dirinya dibantu kolega-koleganya di pusat akan berusaha agar Kabupaten Lampung Selatan mendapat perhatian dan bantuan dari Pemerintah Pusat, sehingga pembangunan di Lampung Selatan akan semakin pesat.

Zainudin berjanji tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kepentingan pribadi, keluarga atau kelompok, karena haram, hukumnya. Demikian juga jika akan mengumrohkan atau menghajikan masyarakat tidak akan menggunakan anggaran APBD, tetapi kalau mau mengumrohkan atau menghajikan masyarakat akan menggunakan uang pribadi.

Program lain yang dipaparkan Zainudin, PNS Lampung Selatan akan mendapatkan tunjangan kinerja, sedangkan kepala desa akan mendapatkan tunjangan yang lebih baik dari sekarang, seperti RT-RT di Lampung Selatan akan mendapatkan honor tiap bulannya yang besarnya Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu, bukan  Rp 500 ribu per-tahun.

“Kepala Desa akan mendapatkan honor setiap bulan yang besarnya dua kali lipat dari yang ada sekarang guru  ngaji juga akan mendapatkan perhatian dari pemerintahannya nanti jika ia terpilih menjadi Bupati Lampung Selatan, kalau kita lihat beberapa Kabupaten yang ada di lamsel sudah bisa memberikan tunjangan lebih besar dari kabupaten lamsel seperti Bandarlampung, Lamtim dan Tulangbawang,” tuturnya.

Dia juga melanjutkan, pembangunan infrastruktur akan menjadi program utamnyanya, bahkan untuk para tenaga honore baik guru maupun honorer Pemkab akan menjadi prioritasnya. “Bagi guru, dana sertifikasi tidak akan ditahan-tahan, karena akan dikeluarkan setiap bulan, karena menahan hak orang berdosa,” tambah calon Bupati Lampung Selatan yang diusung PDI-P, PAN, PKS dan Nasdem itu.

Dikatakan, Zainudin APBD Kabupaten tahun 2015 ini sebesar Rp 1, 8 T lebih, kalau betul-betul dilaksanakan dan tidak ada kebocoran akan makmur Lampung Selatan ini. Misalnya Rp 1 T diperuntukkan pembangunan infrastruktur dan Rp 800 M untuk belanja pegawai termasuk gaji pegawai atau dibalik Rp 800 M untuk pembangunan infrastruktur  dan Rp 1 T untuk belanja pegawai termasuk gaji pegawai.

“Tidak bisa saya bayangkan kemajuan Kabupaten Lampung Selatan itu yang kita cintai ini kalau dilaksanakan dengan baik, “ujar adik kandung Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) RI itu. (Saipul/Juanda)