oleh

Oknum Guru Diduga Aniaya Siswa Hingga Lebam

Harianpilar.com, Tulangbawang – Oknum guru SDN 1 Menggala, Tulangbawang dengan inisial (IN) diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap siswa Kelas V yang bernama Sandi Yuda. Akibatnya, sebagian wajah Sandi mengalami lebam.

Ironisnya perbuatan oknum guru tersebut terjadi di dalam kelas saat proses kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Hinmgga kini Sandi trauma  dan takut masuk sekolah.

“Muka saya ditampar oleh guru ketika ibu lagi nerangin saya dengerin, sambil buka buku pelajaran tetapi ibu guru bilang udah telat buka bukunya, sambil menampar pipi saya.  Saya langsung jatuh kepala saya kena meja. Setelah itu saya disuruh keluar dari ruang kelas sambil mengancam kalau saya gak keluar mau dipisel-piselnya lagi,” jelas Sandi, menceritakan kronologis penamparan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut kepada wartawan Harian Pilar, belum lama ini, seraya menegaskan jika oknum guru tersebut mengajar pelajaran bahasa Indonesia.

Terkait kejadian itu, Ibrahim, orang tua korban menyayangkan sikap oknum guru tersebut.

“Kami mohon diberi peringatan dulu gurunya, karena anak kami termasuk anak lagi kurang mengerti ataupun makanya minta dididik dengan mereka, bukan untuk dipukul atau dianiayaya. Saya tidak terima apalagi anak saya diusir dari sekolah, bekas tamparannya masih tampak merah pada pipinya ketika anak saya sampai rumah,” ungkap Ibrahim.

Ibrahim juga mengancam akan melaporkan kajadian ini ke pihak berwajib, jika oknum guru tersebut tidak meminta maaf.

“Apabila oknum guru tidak meminta maaf dan mengakui kesalahannya kepada saya, kami akan lanjut keranah hukum atau melapor ke polis, kami tidak terima anak kami di aniayaya seperti itu,” tegasnya.

Dia juga berharap dinas terkait untuk menindak tegas ognum guru yang melakukan kekerasan kepada anak didiknya.

Ketika dikonfirmasi, oknum guru IN mengelak jika dirinya melakukan penganiayaan kepada salh seorang sisiwanya.

“Saya bukan mukul cuma saya kuwes sedikit aja, saya tanya kenapa kamu gak nyatet temen kamu udah nyatet, dan saya juga gak ngusir-ngusir dia dari kelas  anak itu ngasut. Saya ini ngurut dada saya capek juga menerangkan udah diterang kita liat anak gak belajar gimana gak marah sama dia, anak sendiri aja kita tahu marah apa lagi anak orang itu juga saya anukan sedikit aja dia sudah seperti itu,” ujar IN. (Merizal/JJ)