Harianpilar.com, Bandarlampung – Persatuan Pecinta Seni Lampung (PPSL) menyelenggarakan Gelaran Seni Ramadhan 1436 H di Lamban Seni (PKOR) Wayhalim, Senin (6/7/2015) hingga malam. Kegiatan komunitas pencinta seni ini sebagai ajang silaturahmi.
Turut meramaikan acara ini antara lain; The-Dye & Handcraft Workshop, komunitas fotografi, komunitas mercedesz-benz boxer club chapter Lampung. Juga ada live music dari band-band lokal Lampung, antara lain Kribo Junior, Anak Manja, Curbray, Kaum Kucel, Kiwil & Friend, Tria Project, dan Naws.
“Kami juga turut mengundang anak-anak panti asuhan untuk berbukapuasa bersama di acara ini. Acara ini bukan sekedar wadah komunitas yang ada di Lampung, tetapi kami juga ingin memberi manfaat dengan adanya kumpul-kumpul ini. Baik manfaat untuk komunitas itu sendiri, manfaat kepada sesama, dan manfaat untuk ruang-ruang yang disediakan oleh pemprov ini. Alhamdulillah di acara pertama ini kami bisa mengajak anak-anak panti asuhan, selain 500an kawan-kawan komunitas,” jelas Ketua PPSL Syah Roni Pongge, dalam rilis yang diterima Harian Pilar, Selasa (7/7), seraya menegaskan jika kegiatan ini juga untuk menggalang dana bantuan untuk korban Gunung Sinabung.
Kepala Biro Perlengkapan Pemprov Lampung Sulfakar melalui Kepala Bagian Pemanfaatan Barang Daerah Saprul Alhadie mengatakan jika lokasi pasar Seni yang digunakan oleh PPSL ini merupakan aset Pemprov yang selama ini terbengkalai bertahun-tahun.
“Karena statusnya yang ‘idle’ ini, kami inisiatif untuk menghidupkan kembali aset-aset tersebut dengan melibatkan komunitas yang ada. Agar bersama-sama kita bisa merasa memiliki dan memanfaatkannya secara maksimal,” jelas.
Saprul berharap ke depannya komunitas-komunitas bisa memanfaatkan aset tersebut secara kontinyu.
“Boleh komunitas seni, komunitas olahraga, komunitas hobi, dan sebagainya. Tidak lupa kita juga turut mengundang beberapa komunitas media sosial untuk turut mensosialisasikan acara-acara yang diadakan di sini,” tandasanya. (Rls/JJ)









